

Agus Widhiarsana (Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan terganggunya layanan telekomunikasi pada 9 Maret 2023 sekitar pukul 08.15 WIT, Telkom Witel Papua akui adanya gangguan pada Kabel SMPCS jalur Biak -Sarmi.
General Manager Telkom Witel Papua, Agus Widhiarsana mengatakan begitu pihaknya mengetahui ada permasalahan tersebut, pihaknya segera melakukan proses identifikasi titik lokasinya dan sebagainya.
“Kami juga melakukan mitigasi recovery, dengan tujuan jangan sampai kita cari permasalahannya apa, tetapi recovery bisa dilakukan dengan cepat, sehingga pada pukul 10.15 WIT, secara bertahap layanan sudah aktif kembali, khususnya untuk invoice, layanan perkantoran juga diaktifkan,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/3) kemarin.
Diakuinya, sehingga pada pukul 15.00 WIT, layanan Telkomsel sudah kembali normal, meski layanan IndiHome-nya masih terbatas, dengan kerjasama seluruh tim teknis pada pukul 23.00 WIT layanan IndiHome sudah kembali normal.
“Recovery layanan Telkom Group ini dilakukan dengan memanfaatkan oleh Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Patara, kami Telkom group sangat mengapresiasi atas seluruh dukungan seluruh masyarakat dan media yang telah menyebarkan informasi, kepada masyarakat, ” terangnya.
Lanjutnya, pada kondisinya jaringan telekomunikasi sudah kembali seperti semula, sementara untuk penyebab gangguan kabel optik jalur Sarmi -Biak masih didalami. (ana/gin)
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…