Categories: EKONOMI BISNIS

Subsidi Tepat Berdampak ke Perekonomian Masyarakat

JAYAPURA – Program Subsidi Tepat yang telah disosialisasikan Pertamina sejak Juli 2020 kini mulai terlihat hasilnya. Program ini merupakan program yang bertujuan untuk menjaga distribusi BBM bersubsidi kepada masyarakat yang berhak menerima. Mekanisme transaksi menggunakan QR Code dinilai efektif sebagai langkah untuk mengontrol BBM bersubsidi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun, tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat yang belum mendaftar Program Subsidi Tepat agar segera mendaftarkan kendaraan melalui website www.subsiditepat.mypertamina.id agar dapat menikmati BBM bersubsidi bagi yang berhak menerima.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera daftar melalui website, karena sekarang sudah tidak dapat dilayani untuk membeli Solar Subsidi lagi jika tidak memiliki QR Code. Jika ada konsumen belum mendaftar namun perlu mengisi BBM maka dapat membeli produk Diesel non subsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex,” kata Edi kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/6) kemarin.

Diakuinya, dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat dengan adanya Program Subsidi Tepat ini perlahan-lahan mulai dirasakan masyarakat, terutama kalangan masyarakat menengah ke bawah.

“Hasil pantauan di beberapa SPBU wilayah Papua Maluku khususnya, antrian di SPBU sudah mulai berkurang untuk jalur BBM bersubsidi. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berharap kuota BBM bersubsidi dari pemerintah kepada masyarakat dapat tercukupi sehingga tidak terjadi over kuota, ” ungkapnya.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Terlibat Politik Praktis, 3 ASN di Merauke Diberhentikan

Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…

39 minutes ago

Persipura Tahan Imbang Tim Promosi

Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…

2 hours ago

Duo Asing Persipura Cepat Beradaptasi

Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…

3 hours ago

Tawuran Pelajar di Kotaraja, Anarkis dan Resahkan Warga 

  Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…

4 hours ago

Mulai 2027, Venue PON Papua Dikelola BLUD

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menargetkan pengelolaan venue olahraga milik Pemerintah Provinsi Papua,…

5 hours ago

Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi…

6 hours ago