

Suasana penjualan telur Anpu di Pasar Youtefa, Rabu (8/2) kemarin. (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Para penjual telur Antar Pulau (Anpu) di pasar akui pembeli sepi, meski baru dan tidak sama dengan tahun0tahun sebelumnya.
Sri seorang penjual telur Anpu di Pasar Youtefa mengakui bahwa stok telur anpu melimpah, harga stabil bahkan turun karena pembeli sepi.
“Biasanya setiap awal bulan pembelanjaan sudah terlihat karena merupakan belanja bulanan, tetapi saat ini daya beli masyarakat justru menurun, karena penjualan kami sepi kalaupun ada tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ” Katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (8/1) kemarin.
Diakuinya, untuk harga telur anpu sendiri, dirinya jual dengan harga Rp 58 ribu/rak untuk ukuran kecil, Rp 68 ribu/rak untuk ukuran sedang dan Rp 70 ribu/rak untuk ukuran jumbo, sementara harga eceran Rp 2.300/butir.
Selain itu, Ami penjuap telur lainnya di Pasar Sentral Hamadi juga menjelaskan hal serupa, bahwa sejak memasuki awal tahun perputaran penjualan telur sedikit melambat.
“Biasanya 7-10 ikat habis dalam seminggu, ini bisa sampai 2 minggu, padahal harga telur nomor, saya jual untuk ukuran kecil Rp 58 ribu/rak, telur sedang Rp 68 ribu/rak dan telur besar Rp 70 ribu/rak, sedangkan eceran Rp 2.300 – Rp 2.500/butir, “Terangnya. (ana/gin)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…