Categories: EKONOMI BISNIS

PT. Harves Pulus Papua Batasi Pembelian Telur

Karyawan PT. Harves Pulus Papua saat menyiapkan Telur Mahkota untuk didistribusikan ke pelanggan, Rabu  (8/4) kemarin. ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Meningkatnya permintaan telur, disikapi PT. Harves Pulus Papua selaku produsen Telur Mahkota dengan menerapkan sistem pembatasan pembelian telur.

 Penanggung Jawab PT. Harves Pulus Papua Telur Mahkota, Ronal mengatakan, permintaan telur meningkat sudah sekitar dua minggu ini dan pihaknya melakukan pembatasan pembelian ke konsumen agar permintaan masyarakat dapat terlayani.

 “Karena banyaknya permintaan mulai dari distributor sampai dengan pembeli umum kami berikan pembatasan. Khusus pengecer tidak bisa kami layani sesuai permintaan yang penting semua konsumen bisa terlayani. Sedangkan untuk pembeli umum setiap orang hanya boleh beli satu rak,” ungkap Ronal kepada Cenderawasih Pos, Rabu (8/4) kemarin.

 Diakuinya, tidak hanya pembatasan bagi konsumen, harga yang disediakanya juga terjangkau tidak ada kenaikan sama sekali pihaknya masih menjual dengan harga normal. Baik telur jumbo, besar dan sedang.

 Bahkan dengan banyaknya permintaan untuk saat ini pihaknya tidak melayani permintaan di luar daerah, tapi fokus memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Jayapura dan sekitarnya.

 “Harga telur yang kami sediakan untuk telur jumbo Rp 75 ribu/rak, telur besar Rp 68 ribu/rak dan telur sedang Rp 55 ribu/rak. Harga ini tidak ada perubahan sampai dengan saat ini,” terangnya.

 Diakuinya,stok telur yang pihaknya sediakan stabil karena setiap hari produksi telur 43.000 butir dari total ayam yang produksi 65.000 ekor ayam serta ayam baru sebanyak 20.000 ekor yang pihaknya sediakan. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

12 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

20 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

21 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

23 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

24 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

1 day ago