Dia menambahkan aktivitas pemuatan ekspor di wilayah Papua terbesar dilakukan melalui Pelabuhan Jayapura dengan nilai 387,01 ribu dolar AS, khususnya untuk pengiriman ke negara tetangga.
“Namun demikian, sebagian besar ekspor Papua justru dimuat melalui pelabuhan di luar provinsi, yakni melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang mencatat nilai pemuatan sebesar 3.162,18 ribu dolar AS,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan pada infrastruktur logistik di luar Papua. “Secara kumulatif, total nilai ekspor Papua selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 14.629,63 ribu dolar AS. Angka tersebut turun 7,78 persen dibandingkan periode yang sama 2025,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…
Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…