

Karyawan di JNE Jayapura di Padang Bulan, saat sedang melayani konsumen, Senin (5/5) kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Untuk triwulan pertama 2025 usaha pengiriman barang di Kota Jayapura, salah satunya di JNE Jayapura belum terlihat menggeliat jasa pengiriman barangnya dibanding tahun sebelumnya.
“Untuk saat ini secara jumlah shipment memang sedikit menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu, kisaran 5-10% namun secara jumlah kilogram/ berat rata-rata kami masih sama,”hal ini dikatakan Branch Support JNE Jayapura, Faradilah Iriany Hamzah, Senin (5/5) kemarin.
Diakui, untuk secara keseluruhan di tahun 2025 ini pihaknya masih optimis, bahwa pengiriman barang tetap mengalami peningkatan meski memang di Triwulan I tahun 2025 ini usaha pengiriman barang di JNE Jayapura secara jumlah shipment memang sedikit menurun
“Memang di Triwulan I kami sedikit mengalami penurunan dalam hal pengiriman barang, namun secara kilogram/berat data rata-rata kami masih sama dengan Triwulan I tahun 2024,”ujarnya.
Ditambahkan, untuk konsumen dalam membeli barang dan dikirim lewat jasa pengiriman JNE Jayapura yang dipesan dari luar Papua, masih didominasi keperluan sehari-hari baik dari Beauty and fashion hingga perlengkapan rumah tangga lainnya, sedangkan apakah yang memesan banyak laki laki atau perempuan pihak JNE Jayapura belum melakukan klasifikasi gender yang memesan.
“Kami kebetulan belum mengkasifikasikan kiriman berdasarkan gender namun kalau dari segi jenis kiriman rata-rata masih keperluan sehari-hari baik dari Beauty and fashion hingga perlengkapan rumah tangga lainnya,”bebernya.
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…