Diakui, selama ini usaha pengiriman barang masih ada konsumen yang komplain soal lambatnya pengantaran, kadang justru ditunggu ternyata batal.
Menurut Fara memang untuk beberapa daerah iya, hal ini karena hal ini terkendala keamanan seperti yang baru-baru ini terjadi di beberapa kota di Provinsi Papua tengah. mitigasinya untuk pic JNE yang menangani daerah-daerah tersebut butuh melakukan komunikasi secara intensive kepada customer baik penerima dan pengirim.
Sementara itu, sprinter kurir di J&T Express Jayapura Dicky mengaku, memang pengiriman barang Triwulan I ini tidak seramai triwulan I tahun 2024 lalu, sedikit ada penurunan dan selama ini barang yang di pesan konsumen kebanyakan dari aplikasi Tik Tok Dari luar Papua ada yang bayar langsung ada juga yang COD, rata rata barang yang di beli alat rumah tangga, fashion dan lainnya.
Menurutnya, memang komplain memang masih ada tapi ini semua tetap menjadi perhatian perusahaan dan pihaknya dalam bekerja tetap sesuai SOP.(dil)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…