Diakui, selama ini usaha pengiriman barang masih ada konsumen yang komplain soal lambatnya pengantaran, kadang justru ditunggu ternyata batal.
Menurut Fara memang untuk beberapa daerah iya, hal ini karena hal ini terkendala keamanan seperti yang baru-baru ini terjadi di beberapa kota di Provinsi Papua tengah. mitigasinya untuk pic JNE yang menangani daerah-daerah tersebut butuh melakukan komunikasi secara intensive kepada customer baik penerima dan pengirim.
Sementara itu, sprinter kurir di J&T Express Jayapura Dicky mengaku, memang pengiriman barang Triwulan I ini tidak seramai triwulan I tahun 2024 lalu, sedikit ada penurunan dan selama ini barang yang di pesan konsumen kebanyakan dari aplikasi Tik Tok Dari luar Papua ada yang bayar langsung ada juga yang COD, rata rata barang yang di beli alat rumah tangga, fashion dan lainnya.
Menurutnya, memang komplain memang masih ada tapi ini semua tetap menjadi perhatian perusahaan dan pihaknya dalam bekerja tetap sesuai SOP.(dil)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…