Categories: EKONOMI BISNIS

Harga Ikan Laut Masih Mahal

JAYAPURA-Hingga saat ini harga ikan laut masih mahal, hal ini dikarenakan faktor cuaca yang tidak bagus, sehingga hasil tangkapan nelayan saat melaut tidak maksimal dan berdampak pada tingkat kunjungan ke Pasar Hamadi berkurang.

Selain itu, penjual ikan keliling yang berjualan dengan membawa motor kini menjadi berkurang karena harga ikan laut naik begitu tinggi.

Anca penjual ikan laut di Pasar Ikan Hamadi mengaku, dampak dari harga ikan laut naik, pengunjung yang datang ke TPI Hamadi berkurang. Dan penjual ikan juga banyak yang tidak jualan apalagi ini masih suasana lebaran.

Anca mencontohkan harga ikan laut seperti ikan cakalang normalnya harganya hanya Rp 30 ribu kini menjadi Rp 70 ribu/ekor, sedangkan ikan ekor kuning yang biasanya harganya hanya Rp 40 ribu kini menjadi Rp 90 ribu-Rp 100 ribu/ekor.

Menurutnya, dengan naiknya harga ikan laut membuat penjual ikan juga malas berjualan karena harus mengeluarkan modal yang besar. “Dengan sepinya pembeli juga mempengaruhi penjual ikan tidak mau berjualan,”katanya.

Hal senada dikatakan Hasan penjual ikan di TPI Hamadi, Hasan mengakui, naiknya harga ikan laut sudah terjadi beberapa minggu lalu sehingga membuat penjual ikan di TPI Hamadi malas berjualan, ia lebih memilih berjualan ikan jenis kawalina, deho, salam dan ikan puri yang harganya tidak terlalu naik signifikan.

Hasan menjelaskan, selama ini  primadona masyarakat Jayapura dalam membeli ikan laut paling banyak disukai ikan cakalang dan ekor kuning, tapi jika kedua harga ikan ini naik maka pengunjung lebih memilih membeli ikan selain ikan ekor kuning dan cakalang yang harganya jauh lebih murah.

Sementara itu, Okto penjual ikan laut keliling di Entrop, mengaku dengan harga ikan laut naik, maka ia tidak menjual lagi ikan laut ekor kuning dan cakalang, Ia lebih memilih menjual ikan deho, kawalina atau ikan salam dan kakap merah yang harganya tidak naik begitu besar.(dil/gin).

newsportal

Recent Posts

Krisis Stok Darah Mimika, PMI Desak Pemda Bangun UDD Mandiri

​Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…

8 hours ago

Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ringkus Pelaku Penggelapan Uang di Morowali

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…

9 hours ago

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Program Puncak Cerdas

Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…

10 hours ago

TNI-Polri Sita Belasan Sajam dan Senapan Angin di Puncak Jaya

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…

11 hours ago

2 Dari 3 BB yang Didapatkan Dari Tangan TH Tak terdaftar di Samsat Jayawijaya

Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…

12 hours ago

Ekowisata Mangrove Pigapu, Babak Baru Kemandirian Adat Kamoro di Mimika

Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…

13 hours ago