Categories: METROPOLIS

Pelanggaran Lalu Lintas Naik 68,53 Persen

JAYAPURA-Hari ketujuh pelaksanaan Operasi Cartenz 2022 atau H+2 lebaran Idul Fitri 1443 H, aparat kepolisian masih melakukan pemantauan dan penjagaan di pos pengamanan Ops Ketupat Cartenz 2022.

   Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengungkapkan di hari ketujuh Operasi ini personel gabungan dibantu mitra Polri lainnya masih melakukan penjagaan di pos-pos yang sudah ditentukan.  “Selain memantau via pos,  ada juga anggota  yang mobile, serta menjalankan pelayanan kesehatan berupa vaksinasi,” ujar Kamal dalam rilisnya, Rabu (4/5).

  Kombes Kamal menyampaikan bahwa secara umum situasi Kamtibmas dan arus Lalulintas di hari ketujuh atau H+2 lebaran masih terpantau aman, lancar serta kondusif.  Dan selain akses jalan utama dan titik kemacetan, patroli juga dilakukan pada objek-objek wisata yang ada di Kota Jayapura begitu pula dalam pengamanan kapal yang datang di Pelabuhan Jayapura.

   Meski terbilang landau, namun diakui pelanggaran lalu lintas di tahun 2022 mengalami peningkatan, dimana ada sebanyak 241 kasus terjadi  hingga Mei ini. Sedangkan di tahun 2021 hanya terjadi sebanyak 143 kasus.

“Jadi di tahun 2022 terjadi peningkatan sebanyak 98 kasus atau naik 68,53%. Di tahun 2021 jumlah penilangan sebanyak 5 pelanggar sedangkan di tahun 2022 hari ketujuh Operasi tidak adanya penilangan itu berarti di tahun 2022 terjadi peningkatan sebanyak 5 pelanggar,” kata Kamal.

   Dipaparkan bahwa jenis pelanggaran yang banyak terjadi adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. “Sampai hari ketujuh ini kesadaran masyarakat untuk menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor masih kurang,” jelasnya.

   Sementara itu terkait kecelakaan lalulintas, ungkap Kombes Pol Kamal, di hari ketujuh  pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2022 terjadi sebanyak 4 kasus sedangkan di tahun 2021 terjadi sebanyak 3 kasus sehingga di tahun 2022 terjadi peningkatan sebanyak 1 kasus. “Dalam kecelakaan tersebut menimbulkan korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan.” ungkap Kamal.

   Adapun penyebab terjadinya kecelakaan, terang Kabid Humas pengendara atau pengemudi dalam pengaruh minuman beralkohol atau mabuk. “Yang dipengaruhi minuman sebaiknya jangan mengoperasikan kendaraan dan ini membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbau Kabid Humas. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

10 hours ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

11 hours ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

11 hours ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

12 hours ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

12 hours ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

13 hours ago