Categories: EKONOMI BISNIS

Bangun KPR, REI ke Depan Akan Lebih Selektif

Kondisi salah satu rumah KPR di Distrik Sentani Timur yang masih terendam air Danau Sentani, belum lama ini.( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Ketua DPD  Real Estate Indonesia (REI) Papua, Nelly Suryani mengatakan, terkait dengan bencana alam yang melanda Kabupaten Jayapura dan membuat banyak rumah KPR rusak,  ke depan REI akan lebih berhati-hati dan selektif melihat lokasi atau daerah-daerah mana saja yang bisa dibangun KPR.

 “Kami mengharapkan pengecekan dari perbankan untuk lebih teliti dan hati-hati melakukan pembiayaan perumahan KPR. Hal ini sangat perlu dilakukan agar kasus yang terjadi saat ini jangan terulang,” ungkap Maria kepada Cenderawasih Pos, Jumat (5/4) kemarin.

 Diakuinya, pihaknya akan mengkaji kembali lokasi perumahan KPR yang belum menjadi korban bencana,  tetapi memiliki potensi akan menjadi korban berikutnya. 

 Pihaknya akan melakukan evaluasi bersama Pemda terkait relokasi. Bukan saja KPR tetapi perumahan lainnya dengan posisi perumahan di bawah jalan, dibangun di bantaran sungai, kali dan sebagainya akan dievaluasi kembali.

“Saya juga mohon bantuan semua pihak jika menemukan pembangunan KPR atau perumahan yang berlokasi rawan seperti yang dimaksud, untuk dapat segera melaporkan kepada kami, agar kami bisa langsung melakukan pengecekan, apakah betul mereka anggota REI atau bukan. Jika itu anggota kami, maka kami akan tindak tegas,” terangnya.

 Hal ini dilakukannya agar jangan sampai peristiwa seperti di Kabupaten Jayapura terulang kembali. Pihaknya juga akan mengimbau anggota REI yang sudah membangun rumah atau KPR dilokasi yang saat ini terendam air, segera mencarikan solusi yang baik bagi masyarakat maupun perbankan dan pengembang.

“Sekalipun sudah terbit persetujuan bank dalam hal pemberian kredit kepada debitur, saya yakin bank juga tidak akan memberikan kredit kepada para nasabah untuk mengambil KPR yang berada dalam kondisi bermasalah. Sekarang kita harus mengkaji dan mencari solusi terbaik, agar masyarakat tidak dirugikan,” terangnya. (ana/ary) 

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

11 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

11 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

15 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

15 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

22 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

23 hours ago