

Ir. Ongen Lekenila (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait penyelesaian program BBM 1 Harga, Hiswana Migas Papua Maluku mengakui September ini semua SPBU Kompak (BBM 1 Harga) sudah beroperasi.
Ketua DPD Hiswana Migas Papua Maluku Ledryk J Lekenila (Ongen) menjelaskan, untuk program BBM satu harga ini tidak akan ada penundaan lagi. Bulan ini semua sudah beroperasi dari yang di Papua hingga Maluku.
“Delapan titik BBM satu harga ini sudah rampung semua tinggal beroperasi. Khususnya untuk wilayah Papua masih tersisa 3 di daerah Papua Pegunungan, “ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (3/8) kemarin.
Lanjutnya, untuk target penyelesaian tidak berubah. Hanya saja yang menjadi kendala paling sering dihadapi terkait regulasi. Dalam hal ini penyelesaian pelepasan tanah, sehingga terkadang memakan waktu cukup lama.
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku akui penyaluran program BBM Satu Harga masih tersisa 8 titik dari target 152 SPBU Kompak dapat tercapai.
Seperti yang diungkapkan, Executive General manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sunardi bahwa, untuk Papua khususnya di daerah pegunungan, masih ada 3 titik BBM Satu harga yang masih dalam progres.
“Penyaluran program BBM Satu Harga ini harus dapat berjalan sesuai target. Oeh sebab itu kami berharap ada campur tanggan pemerintah dalam menyelesaikan target hingga September 2024,” terangnya. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…