Penjualan bendera dan umbul-umbul di depan gapura Wali Kota Jayapura, Jumat (2/8) kemarin. (FOTO:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Permintaan aksesoris 17 Agustus mulai meningkat, khususnya bendera dan background. Hal ini juga didukung dengan aturan pemerintah, yang mewajibkan semua instansi pemerintah memasang bendera di kantor masing-masing.
Hori penjual bendera di depan gapura Kantor Wali Kota mengatakan, saat ini background sangat diminati.
“Harga background bervariasi. Untuk yang ukuran 5 – 11 meter, harga Rp 250 ribu – Rp 450 ribu, selain itu bendera tangan Rp 5000/lembar, serta umbul-umbul Rp 35 ribu – Rp 45 ribu/lembar, ” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (2/8) kemarin.
Diakuinya, ada juga yang membeli untuk dijual kembali, karena pihaknya juga melayani permintaan dalam jumlah banyak.
“Penjualan bendera kami lakukan setiap tahun, dan setiap tahun pasar penjualan selalu ada, meski tidak seramai permintaan bendera bola,”ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Andre yang jualan bendera di Abepura bahwa permintaan bendera merah putih sudah terlihat, tetapi tidak seramai permintaan bendera bola.
“Permintaan bendera paling banyak dari instansi perkantoran maupun toko-toko, instansi dan perbankan. Kalau masyarakat masih terbatas membeli bendera tangan, hiasan mobil atau motor dengan harga Rp 5 ribu- Rp 20 ribu/bendera, “tandasnya.(ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…