Categories: EKONOMI BISNIS

Triwulan I, Realisasi Barang Turun, Peti Kemas dan Penumpang Meningkat

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Jayapura, Kamis (4/4) kemarin. Di Triwulan 1 tahun 2019, realisasi aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Jayapura, yaitu barang cargo non peti kemas  mengalami penurunan, akan tetapi untuk arus bongkar muat peti kemas maupun penumpang mengalami peningkatan yang cukup signifikan.( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Realisasi aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Jayapura, yaitu itu barang cargo non peti kemas , sampai dengan triwulan I tahun 2019 mengalami penurunan. Akan tetapi untuk arus bongkar muat peti kemas maupun penumpang mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

 General Manager PT. Pelindo IV Cabang Jayapura, Hardin Hasjim mengatakan, realisasi arus barang cargo non peti kemas pada triwulan I tahun 2019 sebanyak 289.925 ton meter kubik, angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2018 pada triwulan yang sama yang mencapai 337.734 ton meter kubik. Artinya pencapaian triwulan I di tahun ini hanya mencapai 85 persen.

“Hal ini disebabkan oleh berkurangnya barang cargo non peti kemas yang masuk di Pelabuhan Jayapura  telah menggunakan peti kemas. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung sampai akhir tahun,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (4/4) kemarin.

 Diakuinya, untuk realisasi bongkar muat peti kemas sendiri pada triwulan I tahun 2019 sebanyak 25.551 teus dibandingkan dengan tahun lalu pada triwulan yang sama realisasinya mencapai 24.189 teus.   Mengalami pertumbuhan sebesar 5,63 persen, hal ini disebabkan karena banyak barang cargo yang  masuk di Pelabuhan Jayapura mulai menggunakan peti kemas.

 Sementara itu, untuk aktivitas penumpang yang datang maupun yang berangkat menggunakan angkutan laut di Pelabuhan Jayapura pada triwulan I tahun 2019 sebanyak 666.426 orang jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu pada triwulan yang sama mencapai 53.534 orang. Hal ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 24,68 persen.

 Ditambahkan, pertumbuhan aktivitas ini bisa disebabkan pengaruh Natal dan Tahun Baru. Juga faktor kenaikan harga tiket pesawat, sehingga para penumpang lebih banyak beralih menggunakan angkutan laut. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…

20 hours ago

Pasukan Tempur Disiapkan

​Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…

20 hours ago

Jejak Buron Lapas Abepura Masih Gelap

"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…

21 hours ago

Kapten Kapal Asal Merauke Ditembak Aparat PNG

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…

21 hours ago

Penguatan Pendidikan Sejak Dini untuk Cegah Krisis Literasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…

22 hours ago

Warga Resah, Jambretan Berkeliaran Sambil Tenteng Golok

Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…

22 hours ago