

Karyawan pencucian motor di Koya Barat, mencuci Sepeda Motor warga, Minggu (1/2). (foto: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Usaha pencucian motor dan mobil di Kota Jayapura kini semakin mudah ditemui. Menjamurnya usaha ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan kualitas air hingga kesibukan masyarakat yang tidak sempat mencuci kendaraan sendiri.
Di beberapa wilayah seperti Holtekamp dan Koya, kualitas air dinilai kurang cocok untuk mencuci kendaraan karena mengandung garam dan berbau. Kondisi tersebut membuat pemilik kendaraan memilih menggunakan jasa pencucian berbayar agar kendaraan tetap bersih dan terawat.
Selain faktor air, aktivitas kerja yang padat juga mendorong masyarakat untuk lebih praktis dengan memanfaatkan jasa pencucian motor dan mobil.
Rico, salah satu karyawan usaha pencucian kendaraan di wilayah Koya Barat mengatakan, usaha cucian motor dan mobil di Jayapura, khususnya di kawasan Koya dan sekitarnya kini semakin berkembang.
“Air di Koya memang kurang bagus, jadi banyak warga lebih memilih mencuci kendaraan di tempat cucian. Air yang kami gunakan ditampung dan disaring terlebih dahulu, sehingga aman untuk mencuci kendaraan,” ujarnya, Minggu (1/2).
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…