General Manager Bandara DJJ Jayapura, Iwan Novi Hantoro menyampaikan, ASC dan AEC melibatkan seluruh stakeholder Bandara Sentani , dimana pentingnya program keamanan dan program kegawatdaruratan bandara.
Pertemuan ini juga bertujuan memastikan pemahaman, kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh entitas bandar udara beserta unsur mitra kerja terkait, akan kewaspadaan dan proteksi bandar udara juga pentingnya langkah-langkah pengamanan dan penyiapan contingency, sesuai dengan program keamanan dan kegawatdaruratan bandara.
Sementara itu Stakeholder Relation Manager Bandara Sentani, Surya Eka menyampaikan, Pertemuan Komite Keamanan Bandara dan Komite Kegawatdaruratan adalah forum penting di mana para pemangku kepentingan dapat berdiskusi, berkolaborasi dan merencanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan program kegawatdaruratan bandara di Bandara Sentani.
Komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan stakeholder dan instansi yang terlibat dalam Anggota Komite Keamanan Bandara serta Komite Kegawatdaruratan menjadi hal penting dalam Rakor ASC dan AEC di Bandara Sentani.(dil/ary)
Page: 1 2
Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…
Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…
UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…
Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…
Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…
Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…