General Manager Bandara DJJ Jayapura, Iwan Novi Hantoro menyampaikan, ASC dan AEC melibatkan seluruh stakeholder Bandara Sentani , dimana pentingnya program keamanan dan program kegawatdaruratan bandara.
Pertemuan ini juga bertujuan memastikan pemahaman, kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh entitas bandar udara beserta unsur mitra kerja terkait, akan kewaspadaan dan proteksi bandar udara juga pentingnya langkah-langkah pengamanan dan penyiapan contingency, sesuai dengan program keamanan dan kegawatdaruratan bandara.
Sementara itu Stakeholder Relation Manager Bandara Sentani, Surya Eka menyampaikan, Pertemuan Komite Keamanan Bandara dan Komite Kegawatdaruratan adalah forum penting di mana para pemangku kepentingan dapat berdiskusi, berkolaborasi dan merencanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan program kegawatdaruratan bandara di Bandara Sentani.
Komunikasi dan koordinasi yang efektif dengan stakeholder dan instansi yang terlibat dalam Anggota Komite Keamanan Bandara serta Komite Kegawatdaruratan menjadi hal penting dalam Rakor ASC dan AEC di Bandara Sentani.(dil/ary)
Page: 1 2
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…
Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…