

Perumahan subsidi yang dibangun di Distrik Muara Tami, Minggu (16/2). Adapun REI Papua mendukung program pembangunan perubahan subsidi di Papua. (foto:dok/cepos )
JAYAPURA – Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Papua mendukung kuota program pembangun perumahan subsidi di Papua.
Dukungan ini karena pembangunan rumah subsidi di Papua pada tahun 2025 difokuskan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dimana saat ini beberapa program dan target pembangunan rumah subsidi telah direncanakan dan dilaksanakan di berbagai wilayah di Papua.
Ketua DPD REI Provinsi Papua, H M. Darwis mengatakan kuota yang diberikan tahun lalu tidak tercukupi, untuk itu pihaknya masih menunggu kuota selanjutnya.
“REI menyambut program Presiden Prabowo, adapun pembangunannya akan dibagi di wilayah pegunungan, pedesaan, perkotaan dan di pesisir pantai,”ucapannya, Senin (30/6).
Dijelaskan, dalam pembangunan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi tidak mengalami kendala khususnya masalah hak ulayat. Hanya saja terbentur dengan masalah pembenahan tata ruang kota oleh pemerintah yang harus dilakukan perubahan.
“Seperti dulunya lahan pertanian kini dijadikan perumahan karena tanah di kota sudah padat penduduknya, dan setiap kali hujan terjadi banjir,” terangnya.
Oleh karena itu sambung Darwis, dengan adanya Jembatan Youtefa maka pembangunan rumah subsidi akan dilakukan di Distrik Muara Tami. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…