

Penjual bumbu dapur di Pasar Youtefa Kotaraja, Selasa (1/6).
JAYAPURA-Melimpahnya hasil panen tomat Petani Arso dan Koya membuat harga tomat di pasar tradisional turun drastis. Sudah beberapa hari ini tomat membanjiri pasar tradisional dengan harga Rp 3.000- Rp 5.000 /kg.
Hamzah selaku penjual bumbu dapur, cabe dan tomat di Pasar Youtefa Abepura mengatakan, harga tomat turun sekali. Tomat hanya dihargai Rp 3.000- 5.000 /kg, padahal normalnya harga tomat Rp 8.000- Rp 10.000 /kg.
“Jika harga turun begini kasihan pedagang, mau ambil untung berapa karena harga juga sudah murah dan bagi pembeli justru untung karena bisa beli banyak lalu disimpan dan tidak beli lagi. Sebaliknya pedagang akan rugi karena pemasukan juga tidak maksimal,’’ungkapnya, Selasa (1/6)kemarin.
Hal senada juga dikatakan Nuraini, penjual bumbu dapur dan tomat serta cabai di Pasar Baru Youtefa Abepura. Dampak dari hasil panen petani tomat melimpah mengakibatkan harga tomat turun drastis dan tomat membanjiri pasar tradisional.
Ditambahkan, saat ini untuk harga cabai rawit Rp 110 ribu-120 ribu/kg, sedangkan cabai padang Rp 80 ribu/ kg. dan harga sayur juga masih normal yang Rp 5.000-Rp 6.000/ikat. (dil/ary)
Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…
Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…
Pemerintah Kabupaten Merauke memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan…
Program strategis nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan mulai dibangun pada awal tahun 2027…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE, M.B.A meminta kepada seluruh masyarakat di Papua…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B,A menyatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji…