Categories: BERITA UTAMA

Kapolda Evaluasi Penempatan Personel di Setiap Pos

Irjen Pol Mathius D Fakhiri ( FOTO: Elfira/Cepos)

Polda Papua Kirim Tim ke Oksomol Guna Penyelidikan dan Pengejaran

JAYAPURA- Polda Papua akan mengevaluasi penempatan jumlah personel di setiap Polsubesktor yang ada di wilayah hukumnya. Evaluasi tersebut pasca penyerangan Polsubsektor Oksamol, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang yang membuat Kepala Kepolisian Subsektor Oksamal, Briptu Mario Sanoi gugur, Jumat (29/5) lalu.

“Saya harus segera mengevaluasi pola penempatan anggota yang ada di Polsubsektor termasuk titik pos rawan terdepan untuk harus betul betul boddy sistim itu diperhatikan,”  tegas Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri

Menurut Kapolda, kejadian di Pegunungan Bintang bagian yang harus dievaluasi. Kapolda begitu berduka atas kepergian prajuritnya itu. “Saya menaruh rasa hormat yang baik, almarhum melaksanakan tugas namun tidak bisa menghitung resikonya apabila dia tinggal sendiri. Sehingga kelompok itu masuk dan menghabisi yang bersangkutan,” ungkap Kapolda.

Kapolda berduka atas kepergian salah satu Bhayangkara muda yang mendramabaktikan dirinya di Polsubsektor, sehingga itu yang bersangkutan patut diberikan penghargaan dan sedang diupayakan untuk kenaikan pangkat luar biasa

“Saya juga kehilangan dua pucuk senjata  SS1 F2 Sabhara termasuk satu pistol revolfer,” kata Kapolda.

Lanjut Kapolda, dalam rangka penyelidikan, pihaknya bergerak cepat dengan telah mengirim satu tim Brimob yang berjumlah 12 orang ke Polsubsektor Oksamol, Distrik Oksamol. Tim tersebut termasuk yang membantu proses evakuasi terhadap jenazah, Sabtu (29/5) lalu.

“Saya akan menambah perkuatan di Pospol untuk kita melakukan pengejaran dan penyelidikan  terhadap kelompok ini, aparat TNI-Polri tidak pernah takut dan tidak akan mundur dengan sepak terjang mereka,” tegasnya.

Dikatakan, selain tim pertama yang sudah berada di TKP, pihaknya juga akan memberangkatkan tim kedua untuk memperkuat personel yang ada di Polsubsektor Oksamol yang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saya harap masyarakat mau membantu TNI-Polri untuk melakukan penegakan hukum, sehingga tidak boleh lagi terjadi kekerasan bersenjata atau kekerasan yang tidak perlu terjadi di tanah Papua. Karena dampaknya membuat situasi makin mencekam, masyarakat pengen beraktivitas cuman karena ada kegiatan penegakan hukum sehingga merasa terganggu dengan kehadiran TNI-Polri,” tuturnya.

Menurut Kapolda, korban meninggal akibat ditembak pelaku yang diduga dengan menggunakan  pistolnya sendiri. “Cuman saya belum dapat hasil visumnya, selama ini kejadian dua orang saja  mereka berani habisi, sehingga itu saya minta lima orang paling tidak ada perlawanan,” ungkapnya.

Para pelaku menunggu momen untuk mengambil senjata api, sehingga itu ia putuskan untuk  boddy sistem lima orang dan segera dievaluasi. “Kalau kita mau mempertahankan Polsubsektor itu, berarti saya harus memperkuat personelnya dengan brimob,” tutupnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Menang Upaya Hukum, Hamka Yelipele Dilantik Jadi Anggota MRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B,A menyatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji…

29 minutes ago

Gubernur Tinjau Pembangunan dan Peningkatan Jalan Rawasari-Kumbe

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah…

1 hour ago

Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Berat, Dua Personel Brimob Dapat Penghargaan

Kedua anggota Brimob tersebut dinilai berjasa karena berhasil menangkap pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan korbannya…

2 hours ago

Wabup Kemong Kritisi Festival Seni Budaya 2026 di Mimika: Jangan Jadi Seremoni Belaka

Diadakan untuk menyambut hari jadi ke-30 Kabupaten Mimika, festival menjadi ruang temu bagi seniman, pengukir,…

3 hours ago

Cari Solusi Bersama Agar Pemalangan Tidak Terulang

  Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…

1 day ago

2.200 Rumah Bantuan Presiden Mulai Dibangun Januari 2027

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan  pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…

1 day ago