Categories: BERITA UTAMA

Berlanjut ke Proses Hukum

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aaron Rumainum

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aaron Rumainum menjelaskan, sebelum kejadian, kondisi pasien terpantau stabil. Sekira pukul 02.30 WIT, tekanan darah ibu dalam kondisi baik, demikian pula dengan kondisi janin yang menunjukkan detak jantung normal.

“Pada saat itu kondisi ibu baik, tensi normal, dan detak jantung janin juga bagus. Namun ada kondisi tertentu yang tidak bisa diprediksi dan kasus ini tergolong langka,” ujar Aaron, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (29/12).

Ia menegaskan bahwa dalam penanganan pasien tidak terjadi penolakan oleh pihak rumah sakit. “Dokter kandungan ada dan selalu siaga. Pasien tetap ditangani sesuai prosedur medis,” katanya.

Menurut dr Aaron, kasus ini berbeda dengan kasus kematian ibu hamil atas nama Irene Sokoy. Dalam kasus di RS Marthen Indey, tenaga medis lengkap berada di lokasi, pasien dalam penanganan dokter dan bidan, serta suami pasien selalu mendampingi.

“Dari hasil penilaian Dinas Kesehatan, tidak ditemukan kesalahan dalam penanganan oleh pihak rumah sakit,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan pada sistem pelayanan kesehatan di Papua, khususnya belum optimalnya pelaksanaan Audit Maternal Perinatal dan Surveilans Respon (AMP-SR) pada setiap kasus kematian ibu melahirkan. Rumainum menjelaskan, AMP-SR merupakan kegiatan penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Audit ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penyebab kematian serta merumuskan rekomendasi perbaikan sistem pelayanan.

“Audit ini tidak bersifat menghakimi dan tidak menyalahkan individu. Fokusnya adalah perbaikan sistem, dan ini yang selama ini belum berjalan optimal di Papua,” tegasnya.

Ia berharap, melalui kasus ini, pelaksanaan AMP-SR dapat diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk rumah sakit, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi, khususnya Persatuan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan.

“AMP-SR harus dilakukan pada setiap kasus kematian ibu melahirkan agar menjadi pembelajaran bersama,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

23 hours ago

13 Tahun Melayani Sebagai Sopir Justru Berakhir Tragis

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…

24 hours ago

Revitalisasi Penyidikan  29 Proyek Revitalisdasi  Unmus Terus Berjalan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…

1 day ago

Seharian Duduk di Depan Laptop? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…

1 day ago

Elay Giban Resmi Jabat Sekda Definitif Papua Pegunungan

Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…

1 day ago

Bahasa Inggris Ciri Utama Pembelajaran Termasuk Bercerita dan Interaksi dengan Lingkungan

Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia.  Lebih dari 17…

1 day ago