Dengan bertambahnya dua korban meninggal dunia ini, total korban jiwa akibat bentrok Kwamki Narama menjadi 9 orang. 4 orang korban jiwa dari kubu Newegalen sedangkan 5 korban dari kubu Dang. Ipda Yusak menambahkan, bahkan saat ini di tengah ritual pembakaran mayat, per Senin pagi kedua belah pihak kembali terlibat bentrok dengan saling serang menggunakan busur panah.
Sementara itu, aparat Kepolisian masih terus mengupayakan agar bisa mendamaikan kedua belah pihak agar konflik berkepanjangan ini dapat segera berakhir. “Jadi masih diupayakan (Perdamaian),” tutupnya.
Sementara setelah ritual pembakaran mayat korban bentrok dua kelompok warga di Kwamki Narama dari kubu Dang pada Senin pagi, kedua pihak kembali terlibat bentrok. Akibatnya, dua orang dari kelompok Dang dilaporkan meninggal dunia di lokasi.
Sedangkan dari kubu Newegalen belum diketahui apakah ada korban jiwa yang berjatuhan akibat bentrok tersebut. Sedangkan, dua korban meninggal dunia dari kubu Dang menurut Ipda Yusak saat ini sedang dipersiapkan untuk dilaksanakan ritual pembakaran mayat oleh pihak keluarga. “Persiapan di bakar ini,” tuturnya. (mww/wen)
Page: 1 2
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di…
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan koperasi tidak hanya difokuskan pada…
Penertiban dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan dampak negatif dari peredaran…
apolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan panen raya jagung tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri…
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…