

JAYAPURA – Karena belum mendapatkan pelunasan dari penggunaan lokasi Venue Dayung di Jl Holtekamp Abepura, sejumlah masyarakat dari Kampung Engros melakukan Pemalangan. Mereka menuntut pembayaran sisa yang hingga kini belum dibayarkan.
Masyarakat memalang menggunakan balok dan daun kelapa kemudian menempelkan tiga spanduk yang isinya meminta lokasi tersebut segera dibayarkan.
“Sudah satu tahun lebih kami hanya menunggu janji pemerintah dan sampai sekarang tidak dibayarkan sehingga kami palang,” kata Victor Hanasbey, koordinator aksi, Rabu (30/11).
Ia menyebut bahwa sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan para asisten di provinsi termasuk dengan asisten I Doren Wakerkwa ketika itu namun hanya dijanjikan.
“Pemerintah ketika itu menyampaikan bahwa kami diminta untuk mendukung pelaksanaan PON dulu agar sukses dan ketika sukses maka akan diselesaikan juga hak hak masyarakat. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak dibayarkan,” bebernya.
Sementara Jhon Sanyi, salah satu tokoh masyarakat Engros menegaskan bahwa masyarakat meminta agar pemerintah merealisasikan pembayaran sisanya di tahun ini. “Kami sudah memberi waktu cukup lama jadi tahun ini harus dibayarkan,” tegasnya. (Ade/gin)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…