“Berdasarkan keterangan orang tua korban, saat korban pergi dari rumah, korban sempat keluar dengan pacarnya namun belum bisa dipastikan apa penyebab korban sampai nekat melakukan aksi memotong jari tangannya.”bebernya
Kapolres mengaku kasus ini masih dalam penyelidikan, selain itu untuk jenazah korban sudah kami lakukan olah TKP dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD untuk dilakukan visum untuk memastikan lagi penyebab kematian korban.
“Kita akan tunggu hasil pemeriksaan dari tim medis, dan juga akan meminta keterangan dari orang tua korban dan juga kerabat korban serta yang bersama –sama dengan korban pada saat korban keluar rumah agar masalah ini bisa diselesaikan,”bebernya
Ia juga menambahkan, sejauh ini masih keluarga korban saja yang diambil keterangannya, sementara yang lainnya belum dilakukan, nantinya kepolisian akan memanggil semua yang bersama korban terakhir kali guna mengetahui penyebab korban nekat memotong jari tangannya sendiri. (jo/wen)
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…