Categories: BERITA UTAMA

47 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan di Hamadi

*Satgas Covid-19 Papua Upayakan Hamadi Diisolasi

JAYAPURA-Kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua bertambah, Jumat (29/5) kemarin bertambah 61 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus tertinggi berasal dari Kota Jayapura sebanyak 56 kasus. Dimana 47 kasus positif ditemukan di Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura selatan.    

Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K)., mengatakan, selain Kota Jayapura, Kabupaten Mimika juga kembali terdapat penambahan 4 kasus positif. Sementara satu kasus lainnya berasal dari Kabupaten Kepulauan Yapen. Dimana kasus ini merupakan yang pertama di Kepulauan Yapen.

“Beberapa waktu lalu, kita mencapai 74 penambahan kasus positif, hari ini (kemarin) kita mendapat tambahan 61 kasus positif. Kalau ada tambahan 61 kasus positif, ini berarti kita belum sampai puncak,” ungkap dr. Silwanus Sumule, Jumat (29/5) kemarin.

Dua hal penting digarisbawahi dr. Sumule dalam merespon peningkatan kasus positif yang signifikan dalam sehari ini ialah, di Kota Jayapura terjadi penambahan 56 kasus positif dari total 61 tambahan kasus baru di Papua.

“Kota Jayapura dengan tambahan 56 kasus, dimana 47 kasus positifnya berada pada satu wilayah tertentu yakni Hamadi. Ini luar biasa angkanya, yang mana terletak hanya di satu wilayah, yakni Hamadi. Saat ini kami sedang mengupayakan untuk segera dilakukan isolasi,”  terangnya.

Ditanya mengenai penyebaran kasus di Kota Jayapura, dr. Sumule mengatakan bahwa yang pasti sudah ada transmisi local. Bahkan di Kota Jayapura transmisi lokalnya luar biasa. Makanya, solusi harus segera dicari, agar Covid-19 dapat diselesaikan dengan baik. Dengan melakukan isolasi mandiri, hingga merawat pasien dengan baik.

“Intinya, kita harus berusaha memberikan perawatan bagi pasien yang sudah positif. Berulang kali saya sampaikan, agar pasien dengan kondisi klinis sakit ringan, jangan sampai jatuh pada sakit sedang. Kemudian, pasien sakit sedang, jangan sampai jatuh ke sakit berat. Dan pasien sakit berat jangan sampai meninggal. Jadi, kita harus pantau dengan sangat ketat,” tambahnya.

Kemudian, satu hal penting lainnya yang disampaikan, dimana bertambah lagi satu daerah baru yang terdampak kasus positif Covid-19, yakni Kabupaten Kepulauan Yapen. Dengan demikian, seluruh kabupaten di wilayah adat Saireri telah terdampak kasus positif Covid-19. Yakni Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan  Kepulauan Yapen.

“Saat ini, satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Yapen dirawat di RSUD Yapen dengan kondisi klinis sakit ringan sampai sakit sedang. Kasus ini diketahui berdasarkan pemeriksaan sampel yang dilakukan di Yapen dan sudah dikonfirmasi kami di tingkat provinsi, dan hasilnya positif Covid 19,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

20 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

21 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

1 day ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

1 day ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

1 day ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

1 day ago