Categories: BERITA UTAMA

Kapolda: Jika  Tak Indahkan, Saya Bongkar

JAYAPURA – Pernyataan tegas disampaikan Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri terkait dua hari jelang penutupan tahun 2022 menuju tahun 2023. Ia menginginkan moment ini bisa berjalan dengan aman dann kondusif tanpa harus dipusingkan dengan karakter manusia yang suka berulah dan mabuk – mabukan.

Karenanya sebuah ketegasan disampaikan orang nomor satu di jajaran Polda Papua ini dengan menyatakan tak ingin ada peredaran miras selama pergantiann tahun.

Sejatinya ini diminta  dimulai saat perayaan natal namun kini tersisa pergantian tahun  sehingga Kapolda Fakhiri mengingatkan untuk pernyataannya ini tidak dianggap main – main. Bahkan Kapolda menyampaikan bahwa ia siap membongkar langsung tempat – tempat penjualan miras jika terbukti. Pihak Polres dan jajaran diminta menerjemahkan ini dan tidak kecolongan.

Masyarakat diminta membantu memberi informasi jika memang masih ada pihak yang mencari keuntungan dari pernyataan ini. “Kami akan coba kelola isu miras dan kami bersyukur natal kemarin tidak ada korban jiwa karena laka lantas.

Saya memang melarang penjualan miras dan saya tidak mau membuka ruang. Jika ada yang berjualan diakhir tahun nanti kami akan datang dan bongkar sebab kami mau natal dan tahun baru ada miras yang mengganggu kenyamanan,” kata Kapolda dalam refleksi akhir tahun 2022 Polda Papua yang digelar di Aula Rastra Samara Polda Papua, Rabu (28/12).

Bahkan kata Fakhiri jika perlu ia sendiri yang turun dan membongkar. Ia tak mau ambil pusing sekalipun nantinya dianggap melanggar hukum. “Biarkan tak peduli sekalipun ada yang bilang saya melanggar hukum. Ini demi kenyamanan masyarakat sendiri,” tegasnya. Penyampaian Kapolda ini mendapat dukungan dari para tokoh agama yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berterimakasih jika memang Polda ingin meniadakan miras selama akhir tahun sebab ini memang yang diharapkan oleh kami,” kata Pdt Yeremias dari perwakilan FKUB. Ini juga diamini oleh tokoh NU, Tony Wanggai yang meyakini Jayapura dan Papua akan lebih nyaman ketika malam pergantian tahun tanpa miras. “Tentu masyarakat sangat mengapresiasi hal ini sebab kondisi di lapangan selain miras terkadang dibarengi dengan ganja jadi kami pikir ini tepat,” imbuhnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

20 minutes ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

1 hour ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

5 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

6 hours ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

7 hours ago

Berikan Ruang Kepada Daerah Kelola Dana Tambahan Otsus

  Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…

8 hours ago