Categories: BERITA UTAMA

BPBD Ingatkan Warga Siaga Potensi Badai

Nelayan Juga Diminta jadikan BMKG sebagai Acuan

JAYAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua ingatkan masyarakat yang berada di wilayah Selatan Papua dan Utara Papua harus siaga soal potensi badai.

Kepala BPBD Papua Wiliam Manderi menyampaikan, pihaknya selalu siap siaga memberikan informasi kepada teman teman yang ada di daerah agar melakukan antisipasi berkaitan dengan cuaca ekstrim yang akan terjadi beberapa waktu kedepan.

“Khusus daerah Utara Papua dan Selatan Papua harus mewaspadai potensi badai tersebut, mengingat masyarakat kita di daerah tersebut bermata pencaharian sebagai nelayan,” kata Manderi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (28/12)

Sehingga itu, Manderi meminta para nelayan di daerah tersebut selalu memperhatikan informasi dari BMKG berkaitan dengan cuaca ekstrim, juga pasang tinggi gelombang. “Informasi dari BMKG menjadi acuan bagi nelayan bisa melaut atau tidak, ketika informasi ini disampaikan mereka sudah bisa waspada dan hati hati,” ungkap Manderi.

Sebagaimana siaran pers dari Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati update perkembangan potensi cuaca ekstrem selama 27 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

Dalam rilis tersebut, berdasarkan analisis cuaca terkini, kondisi dinamika atmosfer di sekitar Indonesia masih berpotensi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan.

Berdasarkan platform informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG, beberapa wilayah dengan potensi siaga yang perlu diwaspadai pada periode tanggal 27-28/12 termasuk wilayah Papua dan Papua Barat. Potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di bagian wilayah Papua dan Papua Barat.

Adapun potensi gelombang laut di wilayah perairan Indonesia pada periode tanggal 27 Desember 2022 – 03 Januari 2023 yang perlu diwaspadai adalah kategori tinggi gelombang 4.0-6.0 M Kep. Natuna, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru.

Dalam sepekan kedepan perlu diwaspadai potensi terjadinya Banjir Pesisir (Rob) di wilayah pesisir utara Papua (Jayapura) 24 – 30 Desember 2022 dan pesisir Papua Selatan (Merauke): 23 – 27 Desember 2022.

Sehingga itu, Kepala BMKG merekomendasikan agar pihak-pihak terkait memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.

Masyarakat pengguna transportasi angkutan penyeberangan perlu meningkatkan kewaspadaan sebagai salah satu upaya adaptasi dan mitigasi kondisi tersebut.

Menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian Pemerintah Daerah, masyarakat serta pihak terkait dalam pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi). (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago