Categories: BERITA UTAMA

Gagal Temui MRP, Aksi Demo Jilid ll Dipersiapkan

JAYAPURA – Aksi protes mahasiswa universitas cenderawasih (Uncen) terhadap peristiwa pemusnaha mahkota cenderawasih pada pekan lalu berakhir kondusif, masa aksi membubarkan diri secara damai meski sebelumnya ruas jalan utama di perumnas lll waena tutup total. Kondisi ini mengakibatkan situasi di lokasi sempat terjadi kemacetan, beberapa pengendara baik roda dua maupu roda empat harus memutar bali arah, karena jalan dipenuhi masa aksi.

Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi sekira ribuan mahasiswa yang tergabung dalam ‘Keluarga Besar Mahasiswa Uncen’ itu menutup jalur tersebut. Mereka menuntut Majelis Rakyat Papua (MRP) harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pemusnahan mahkota cenderawasi yang merupakan simbol budaya penting bagi masyarakat Papua.

“Kami meminta pemerintah dalam hal ini Majelis Rakyat Papua harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran mahkota burung cenderawasih,” kata Yunus Kobepa ketua MPM uncena dalam orasinya di Perumnas lll Waena, Senin (27/10).

Adapun dalam aksi ini perwakilan MRP tidak menyempatkan diri untuk hadir bertemu masa aksi, karena masih diluar kota. Hal ini mengakibatkan pernyataan sikap atau tuntutan yang disiapkan mahasiswa gagal di bacakan. Untuk itu mahasiswa berencana akan melakukan aksi demo jilit ll.

“Karena MRP tidak hadir hari ini maka, besok atau lusa kita akan kembali mengelar aksi demo yang lebih besar lagi. Mereka (MRP) janjinya bertemu besok,” ujarnya.

Ditempat yang sama Januarius kadepa, Wakil Korlap Umum BEM MPM Uncen menegaskan, tindakan pemusnahan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap simbol budaya, harga diri, dan identitas orang Papua. Oleh karena itu, ia menuntut agar para pelaku pemusnahan mahkota cenderawasih harus dihukum.

Karena itu, pihaknya MRP, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), dan pemerintah pusat untuk segera turun tangan menangani persoalan yang dianggap telah melukai hati masyarakat Papua ini. “MRP, DPRP, Pemerintah Pusat segera turun tangan selesaikan persoalan ini, ini sangat melukai hati orang Papua,” pungkasnya.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago