Categories: BERITA UTAMA

Sempat Bertegur Sapa Sebelum Dibacok

JAYAPURA – Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian pembacokan terhadap satu (1) Personil Polsek Ilu, Kabupaten Puncak Jaya. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (27/10), dan dari kejadian pembacokan tersebut Personil Polsek Ilu, kabupaten Puncak Jaya, Bripka Arif Hidayat mengalami luka berat di bagian kepala.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa pembacokan tersebut.

“Pukul 13.12 WIT, bertempat di Distrik ilu, Kab.Puncak jaya, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan Berat (pembacokan) yang dilakukan oleh OTK terhadap Personil Polsek Ilu Polres Puncak Jaya atas nama  Bripka Arif Hidayat,” ucap Kabid Humas melalui press rilis yang di terima cenderawasih pos, Minggu (27/10).

Dan ditempat terpisah Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, mengatakan pada saat itu korban meninggalkan Mako Polsek Ilu untuk menuju ke kios, dengan maksud untuk mengambil ayam yang beralamat di Kampung 55.

“Kemudian ke 2  OTK tersebut muncul dari kios sebelah kiri milik korban, sebelum kejadian pembacokan terjadi, korban sempat berbincang dengan ke dua OTK tersebut dan secara tidak terduga ke dua OTK tersebut mengayunkan parang ke arah korban yang langsung mengenai kepala korban, selanjutnya ke 2 OTK tersebut langsung melarikan diri,” jelas Kapolres.

Saat ini korban sedang menjalani situasi kritis, dan sudah dirujuk ke RS. Bhayangkara Jayapura.

Sementara Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sembom mengaku pihaknya bertanggungjawab atas insiden pembacokan tersebut. Kata dia hal tersebut dilakukan  setelah salah satu warga bernama Tuju Wonda tewas tertembak di Distrik Yamoneri, Puncak Jaya. Meski berdalih bukan anggpta TPNPB namun dari asesoris yang dikenakan ditemukan asesoris bintang kejora. “Kami bertanggungjawab atau kejadian pembacokan itu,” singkat Sebby. (kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago