Categories: METROPOLIS

Tingkatkan Kesadaran Bahaya Korupsi Lewat Film

JAYAPURA – Sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi melalui seni di Papua, Indonesia Art Movement (IAM) mengelar acara Anti-Corruption Film Festival (ACF Fest). Acara ini  bertema ‘Layar tumbuh Papua’ dengan menampilkan film inspiratif, pameran seni, UMKM lokal, serta penampilan battle rap dan hip hop dance dari anak-anak Papua.   

  Kegiatan tersebut berlangsung di KedIAMman Indonesia Art Movement, Jayapura pada, Sabtu (26/10) mulai pukul 18.00 WIT, bertakjub “Papua Tra Boleh Korupsi” dimeriahkan oleh beberapa hiburan dari musisi dan komedian lokal.

   Presiden Indonesia Art Movement, Muhamad Ilham Mustain Murda mengatakan kepada wartawan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya korupsi, terutama di Papua.

   “Festival ini menampilkan sejumlah film pendek yang mengeksplorasi tema jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil,” kata Ilham Mustain kepada wartawan, Sabtu (26/10).

   Menurutnya, melalui ACF Fest “Layar Tumbuh Papua” dapat memberikan ruang bagi masyarakat Papua untuk menonton, berdiskusi, dan terinspirasi dari kisah nyata dampak korupsi.

Film-film yang ditayangkan antara lain Gombal From Home, Sa Pu Nama Moses, Kronik Puriwicara, Persen-an, Subur itu Jujur, Teciduk, dan Home Sweet Home,” ujarnya.

   Melalui pertunjukan film yang dirangkaikan Indonesia Art Movement (IAM) akan turut mengkampanyekan anti-korupsi sejak dini, dan terutama kepada siswa-siswi tingkat SMA/SMK, hingga masyarakat pada umumnya.

  Diketahui Art Movement (IAM) telah menjalin kerja sama dengan Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST), yang merupakan ajang kreasi, eksibisi, dan forum diskusi yang digagas dan dikelola oleh Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK.

  Ilham, meyakinkan lewat sinema aksi ini akan menjadi momentum bagi kita untuk memberantas korupsi di Papua mengingat tingginya angka kasus korupsi. Tak hanya itu ini juga menjadi momen penting untuk menyebarkan nilai-nilai antikorupsi.

   Seperti kita ketahui bersama kasus korupsi di Papua terus meningkat, termasuk penyelewengan dana Otonomi Khusus (Otsus) dan anggaran PON XX Papua, yang seharusnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

14 hours ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

15 hours ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

17 hours ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

18 hours ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

19 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

20 hours ago