Sementara itu Kepala sekolah YP3 Sapalek, Albert Elopere menjelaskan bahwa, saat ini jumlah siswa yang SD YP3 Sapalek ada sebanyak 308 siswa tapi yang masuk dalam sistem Dapodik itu hanya 283 siswa dan sisanya masih bermasalah dengan kartu keluarga (KK) sehingga sedang di upayakan untuk bisa input ke kembali. “Kemudian untuk TK/Paud dengan jumlah ada sebanyak 120 siswa kemudian untuk SMP 47 siswa mereka semua belajar dengan segala keterbatasan fasilitas yang apa adanya” kata Elopere.
Ia juga berharap dengan melihat kondisi seperti itu semoga ada perhatian dari berbagai pihak terutama pemerintah Kabupaten Nduga, Kabupaten Jayawijaya dan pemerintah Provinsi Papua Pegunungan agar ikut membantu.
“Kita bersyukur sebab selama ini kita telah di perhatikan penuh dari (BPMP) Provinsi Papua dengan memberikan berbagai bantuan fasilitas seperti meja, kursi, air bersih, bangunkan MCK dan sekarang mereka datang memberikan bantuan berbagi atribut sekolah ,”tutup Elopere. (jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…
Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…
Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…
Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…
Beban moril dipikul punggawa Persipura pada laga menjamu PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada…