Categories: BERITA UTAMA

Baru Mundur Jika Sudah Diganti

JAYAPURA – Pendaftaran Pemilih Kepala daerah (Pilkada) 2024 telah dimulai. Salah satu calon yang menyatakan ikut dalam kontestasi ini adalah, Komjen Pol Mathius D Fakhiri. Namun dengan statusnya yang masih polisi aktif  sempat mendapat sorotan. Dan setelah cukup lama diam, pada Selasa (27/8) kemarin iapun angkat suara.

Fakhiri menyatakan akan terus melaksanakan tugasnya sebagai Kapolda Papua hingga ada keputusan resmi dari Mabes Polri.

“Saya akan terus melaksanakan tugas itu sampai dengan tiba saatnya akan diganti,” kata Komjen Fakhiri kepada sejumlah wartawan di Mapolda Papua.  Namun ia berharap masyarakat bersabar karena tidak lama lagi dirinya pasti akan diganti. Saat ini dirinya menunggu keputusan dari Kapolri.

“Semua itu sudah dinilai oleh pimpinan Polri, Kapolri. Saya tidak mungkin mengambil keputusan beliau sehingga saya sebagai prajurit, sebagai anak buah saya akan melaksanakan tugas sampai dengan beliau mengantikan saya pada waktunya,” jelasnya.

Tentunya kata dia, pimpinan Polri yang punya keputusan sendiri dan berharap orang yang menggantikannya orang yang mengerti dan paham tentang Papua.

Fakhiri meyakin tidak waktu lama dirinya akan diganti karena semuanya telah disiapkan oleh Mabes Polri. Jenderal bintang tiga itu tidak menjelaskan lebih detail terkait dengan waktu kapan namun dipastikan pergantian akan dilakukan segera.

“Tentunya saya sudah menyediakan generasi-generasi mudah yang akan digunakan akan menganti saya, ini merupakan hal yang terpenting dalam meneruskan kepemimpinan di tanah Papua,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

58 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago