Categories: BERITA UTAMA

DBD di Asmat Tembus 97 Kasus

Jentik Nyamuk Masih Bersarang di Penampungan Air

JAYAPURA-Total kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Asmat mencapai 97 kasus berdasarkan peta persebaran kasus DBD di Kabupaten Asmat pertanggal 27 Juli 2022.

Dimana DBD sendiri tersebar di beberapa distrik di Asmat seperti Distrik Agats, Suru-suru dan Distrik  Jetsy.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, Sudarsono, SKM menyebut, dari 97 kasus itu 62 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

“Pertanggal 27 Juli ada tambahan kasus DBD sebanyak 12 orang. Jumlah ini didapat dari klinik yang datanya baru masuk, data ini akumulasi dari beberapa minggu lalu. Dimana 6 orang sudah sembuh dan 6 orang masih rawat jalan,” ungkap Sudarsono saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (28/7).

Dikatakan, beberapa cara sudah dilakukan Dinas Kesehatan Asmat dibantu TNI-Polri untuk menekan penyebaran  DBD di daerah tersebut. Termasuk sudah menerima malapion sebanyak 30 liter, abate cair 12 liter dan abate bubuk 3 lusin.

“Fogging atau pengasapan terus kami lakukan, hanya saja fogging sebatas membunuh nyamuk dewasa tapi belum maksimal yang pembagian obat jentik. Kita harus meyakinkan kepada masyarakat bahwa yang kami tabur di penampungan air tidak beracun agar bisa membunuh jentik jentik nyamuk,” terangnya.

Menurut Sudarsono, banyak jentik-jentik nyamuk yang bersarang di penampungan air yang harusnya langsung dibuang atau diberikan abate. Namun, tidak semua warga yang mau melakukan itu. Perlu diberikan pemahaman bahwa apa yang ditabur tidak beracun barulah warga mau melakukannya.

“Di Distrik Agats banyak kasus DBD dibanding distrik lainnya yang ada di Asmat lantaran padat penduduknya, selain itu banyak penampungan air yang tidak ditutup,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Robby Kayame, SKM., M.Kes., mengatakan, untuk antisipasi meningkatnya DBD di Asmat, pihaknya sudah membentuk tim di provinsi dan sudah menurunkan tim ke Asmat.

“Kami sudah membentuk tim dan menurunkan tim tersebut ke Asmat untuk membantu teman-teman di Asmat mulai melakukan survei, menguras, penyemprotan rumah ke rumah, memeriksa jentik jentik nyamuk di setiap tempat,” terangnya.

Selain itu menurut Robby, pihaknya juga sudah mengirim obat obatan, logistic termasuk melakukan sosialisasi kerjasama dengan masyarakat dalam rangka meningaktkan partisipasi masyarakat Asmat.

“Kami sudah melakukan pembinaan kepada dokter dan perawat untuk melakukan pengobatan yang efektif. Dengan langkah yang telah kami ambil kasus DBD tidak meluas di Asmat,” harapnya.

Dinkes meminta masyarakat setempat punya partisipasi untuk meningkatkan kebersihan di lingkungannya serta menjaga kesehatannya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Jayawijaya

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…

23 minutes ago

Satpol PP Merauke Siap Tertibkan Kendaraan Antre BBM di Badan Jalan

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…

1 hour ago

Pelaku Penikaman di KM 10 Timika Ditangkap

Kedua pelaku diringkus petugas di Kampung Nduga, Kilometer 11, pada Minggu (13/9) pagi sekira pukul…

2 hours ago

Tak Hanya Kesiapan Armada dan Perlengkapan, Akses Jalan Juga Perlu Dievaluasi

   Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penambahan armada dan fasilitas pemadam kebakaran. Menurut…

2 hours ago

Percepatan Rehablitasi dan Rekonstruksi Pasca Konflik di Wouma Menkopojukan Gelar Rakor

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)…

3 hours ago

Seni Budaya dan Kuliner Bisa Jadi Kekuatan Pariwisata Kabupaten Jayapura

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua, Nicky Mehue, mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten…

4 hours ago