Categories: BERITA UTAMA

Tidak Urgent Namun Disahkan

JAYAPURA-Pengamat kebijakan publik Papua, Methodius Kossay mengungkapkan kekhwatiranya terkait dengan pengesahan  RUU TNI Nomor 34 tahun 2025 oleh  DPRRI beberapa waktu lalu.Bagi Papua, RUU TNI itu  patut dipertanyakan lantaran draf nya tidak masuk dalam prolegnas namun justru dibahas dengan ngebut lalu disahkan.

Pengesahan RUU TNI terkesan sangat cepat dan konsolidasinya dilakukan secara tertutup, tanpa kajian yang mendalam dan pelibatan masyarakat.  Sehingga menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Belum lagi implikasi dari Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang perlu dievaluasi secara detail, terutama dari sisi tugas dan kewenangannya.

“Tentu saja dinamika seperti inilah yang bakau terus menuai protes. Kita ketahui RUU ini awalnya tidak masuk dalam prolegnas namun malah dibahas dan sangat cepat disahkan. ada apa ini,” bebernya.

Disisi lain dengan disahkannya RUU TNI ini, ada kekhawatiran dan trauma mendalam yang dialami oleh sebagian masyarakat sipil di Papua dari berbagai cerita kelam dan insiden yang melukai hati.

“Ada traumatik yang dirasa masyarakat dan  yang kami khawatirkan adalah nantinya akan menimbulkan resistensi yang cukup besar di lapangan dan pada akhirnya berbenturan dengan masyarakat,” tambahnya.

Lantas apakah RUU ini lahir dari dorongan konflik Papua? kata Methodeus secara pemberlakuan RUU TNI ini diberlakukan secara universal. Jadi dorongan disahkanya RUU ini tentu karena adanya dorongan elit politik tertentu dengan dinamika politik hukum dan penyelenggaran pemerintahan yang sedang terjadi saat ini di Indonesia.

“Kami hanya memonitor ekses dari pengesahan ini semoga tidak terjadi apa-apa,” tutupnya. (roy/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

19 minutes ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

1 hour ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

2 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

3 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

6 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

7 hours ago