Menurut keterangan warga di lokasi jalan masuk SMA 4 termasuk halte di depan SMP 5 memang kerap dijadikan tempat nongkrong bagi anak-anak muda yang dalam kondisi dipengaruhi minumas keras.
Kata warga tak jarang para pemuda ini melakukan pemalakan dan mengambil barang secara paksa. “Kadang juga melakukan intimidasi hingga kekerasan fisik. Ada juga lokasi yang kami duga digunakan untuk transaksi ganja yaitu di jalan masuk menuju SMU 4 yang ada pohon mangganya disebelah kiri jalan,” singkat Ratna melalui ponselnya. (dil/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Setelah proses pembakaran selesai, batu bara tersebut dijual dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80…
Pemain Persipura Jayapura, Rafael Sunuk meminta seluruh masyarakat Papua maupun pecinta Persipura untuk tetap memberikan…
Kebijakan ini diambil menyusul kabut asap dan kondisi kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan serta…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM, M.Kes menyatakan pelatihan yang melibatkan dokter…
Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…
Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…