

Proses pemadaman api yang dilakukan oleh personil Polres Keerom bersama masyarakat di Kampung Sanggaria, Arso 1, Distrik Arso Barat, Minggu (26/10). (foto:Humas Polres Keerom)
KEEROM – Dua unit rumah toko (ruko) di Kampung Sanggaria, Arso 1, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, hangus terbakar pada Minggu (26/10) sekira pukul 17.35 WIT. Kebakaran diduga berasal dari salah satu ruko milik H. Tekad (63), yang merupakan toko bangunan. Kemudian api membesar dan membakar ruko milik Eko (65).
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sebelahnya karena konstruksi kedua ruko sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kobaran api berhasil dipadamkan berkat kerja sama antara personel Polres Keerom, masyarakat setempat serta bantuan dua unit mobil pikap bertandon air dan satu unit truk tangki.
Warga sekitar bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api merambat ke bangunan lain. Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, saat dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kesigapan masyarakat bersama personel Polres Keerom dalam membantu proses pemadaman.
“Begitu menerima laporan, personel Polres Keerom langsung kami turunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area sekitar agar api tidak menjalar ke bangunan lain,” ujar Kapolres.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…