

Kepala BPBD Papua, B. Wisnu Raditya saat melakukan pemantauan cuaca melalui layar monitor di ruangan Command Center Pusdalops BPBD Provinsi Papua, April 2026. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga wilayah, yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, dan Kota Jayapura.
Kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya titik api. BPBD Papua pun meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Plt. Kepala BPBD Papua, B. Wisnu Raditya, mengatakan kondisi cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino menyebabkan peningkatan suhu dan membuat lingkungan lebih rentan terhadap kebakaran.
“Oleh sebab itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Wisnu kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/8).
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting mengingat kebakaran hutan dan lahan dapat meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Papua terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya titik api di sejumlah wilayah.
Page: 1 2
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…