Categories: BERITA UTAMA

Penyerangan di Pertambangan, Dua Tewas

Polisi Masih Lakukan Investigasi Mendalam Tentang Kejadian Tersebut

JAYAPURA – Sebuah kasus yang cukup menonjol terjadi di Kampung Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang. Lima orang dilaporkan diserang oleh orang tak dikenal (OTK) Minggu (27/8) kemarin.

Akibat penyerangan ini dua orang dilaporkan tewas sedang tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat.

Belum disampaikan  siapa saja pelaku penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya  warga tersebut . Namun dari video  terlihat salah satu warga dinyatakan perlu segera dievakuasi akibat luka di lehernya.

Kasus ini kini tengah didalami Polres Pegunungan Bintang. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menjelaskaan bahwa Informasi yang diperoleh dari istri salah satu korban mengatakan, sekitar pukul 13.30 WIT telah ditemukan dua korban laki-laki yang telah meninggal dunia dan tiga korban lainnya mengalami luka serius di lokasi kios milik Takur di Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36.

Dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan tewas dan tiga orang mengalami luka berat akibat aksi yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Dalam keterangan yang diberikan oleh Kabid Humas bawa pada pukul 15.00 WIT pihaknya mengevakuasi korban dari Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36 ke Kabupaten Boven Digoel dengan menggunakan helikopter.

“Terkait motif dalam kasus ini, diduga terkait penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim kepolisian,” tambahnya.

Kabid Humas juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kebenaran dibalik insiden ini. “Kami sedang melakukan investigasi yang mendalam untuk mengungkap fakta-fakta sesungguhnya terkait peristiwa ini,” ujarnya.

Kepolisian berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Kabid Humas juga mengajak untuk bersama-sama menahan diri dari berita hoaks dan berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian tersebut. Sementara dari video 38 detikyang diterima Cenderawasih Pos terlihat bahwa salah satu korban terlihat masih sadar meski bagian lehernya penuh dengan darah dan ditutupi menggunakan kain.

Dalam video tersebut rekannya menyampaikan untuk korban segera dievakuasi. Korban yang diperkirakan berusia 50 tahun lebih ini Nampak sudah payah dengan terus menahan darah yang mengalir dari lehernya. Di belakang korban nampak seorang pemuda duduk sambil memegang kampak.

Pria yang memvideokan juga mengalihkan arah kamera Hp nya ke sebuah pondok disebelahnya dimana ada salah satu korban telah tergeletak dengan kondisi bagian punggungnya terdapat luka bacok yang menganga. Korban dalam posisi  tengkurap dan ditutupi tikar. “Tolong bos – bos yang ada di bawah minta tolong heli, cepat dievakuasi,” ucap pria yang merekam video. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

8 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

15 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

16 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago