Sebelumnya Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba mengakui bentrokan ini merupakan rentetan dari masalah hilangnya Punika Wenda sehingga dilakukan pembakaran Honai diduga dilakukan oleh keluarga dari Punika Wenda yang meluapkan kemarahan dan saat ini kembali bentrok.
“Masalah ini dipicu dari hilangnya Punika Wenda sejak 20 Juli 2025 lalu dan sampai saat ini belum ditemukan, sehingga keluarga curiga pada tempat penjualan miras lalu melakukan aksi pembakaran dan kini bentrok,”jelasnya.
Wakapolres juga menambahkan, sebelumnya Polres Jayawijaya sudah memanggil kedua belah pihak untuk melakukan negosiasi guna menyelesaikan masalah ini, namun karena kedua kelompok ini juga belum mengetahui keberadaan dari Punika Wenda yang dinyatakan hilang akhirnya keduanya ngotot meneruskan aksi saling serang.
“Belum menemukan titik temu untuk menyelesaikan masalah ini, kedua kelompok tersebut kembali melakukan aksi saling serang,” tutupnya.(jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…
Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…
Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…