KH Islam Al-Payage juga menyampaikan bahwa banyak pelaku LGBT sesungguhnya adalah korban dari lingkungan atau trauma masa lalu. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk menyediakan program-program rehabilitasi yang efektif agar para pelaku bisa disembuhkan dan kembali ke fitrah asal sebagai laki-laki dan perempuan sesuai kodratnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memerangi perilaku menyimpang tersebut, menjaga moral generasi muda, serta mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Selain itu, jika ada terbukti ada komunitas LGBT maka tugas dari aparat keamanan bisa menangkap siapa yang memang sengaja membentuk komunitas tersebut, supaya ada efek jera, karena dampak dari adanya komunitas LGBT ini sangat berbahaya.
“Bahkan hewan pun tidak melakukan perkawinan sesama jenis, lalu mengapa ada manusia yang melakukannya? Jika perilaku ini dibiarkan, dampaknya sangat berbahaya. Dalam ajaran Islam, sudah ada kisah tentang kaum yang dilaknat karena perilaku menyimpang ini. Jangan sampai hal itu terulang kembali. Apalagi, saat ini manusia seharusnya sudah berpikir lebih maju, termasuk dalam hal akhlak,” jelasnya.(dil/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze berencanakan akan segera menemui masyarakat pemilik hak ulayat terkait dengan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo melantik dua anggota Majelis Rakyat Papua Selatan Pengganti Antar Waktu…
Kondisi tersebut semakin kompleks di daerah, termasuk Papua, di mana media lokal dan jurnalis masih…
PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi memulai Program Eksekutif Mengajar untuk memperkuat…
-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Pertamina Patra Niaga Papua memastikan pasokan gas elpiji dijamin aman…
Samsat Wamena memastikan tidak hanya melakukan penghapusan denda pajak kendaraan namun juga memberikan diskon untuk…