KH Islam Al-Payage juga menyampaikan bahwa banyak pelaku LGBT sesungguhnya adalah korban dari lingkungan atau trauma masa lalu. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk menyediakan program-program rehabilitasi yang efektif agar para pelaku bisa disembuhkan dan kembali ke fitrah asal sebagai laki-laki dan perempuan sesuai kodratnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memerangi perilaku menyimpang tersebut, menjaga moral generasi muda, serta mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Selain itu, jika ada terbukti ada komunitas LGBT maka tugas dari aparat keamanan bisa menangkap siapa yang memang sengaja membentuk komunitas tersebut, supaya ada efek jera, karena dampak dari adanya komunitas LGBT ini sangat berbahaya.
“Bahkan hewan pun tidak melakukan perkawinan sesama jenis, lalu mengapa ada manusia yang melakukannya? Jika perilaku ini dibiarkan, dampaknya sangat berbahaya. Dalam ajaran Islam, sudah ada kisah tentang kaum yang dilaknat karena perilaku menyimpang ini. Jangan sampai hal itu terulang kembali. Apalagi, saat ini manusia seharusnya sudah berpikir lebih maju, termasuk dalam hal akhlak,” jelasnya.(dil/fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…