Categories: BERITA UTAMA

Ada Kelebihan Membayar Rp 22 Miliar Lebih

JAYAPURA-Dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Papua Tahun Anggaran 2022 yang dibacakan Plh Gubernur, Ridwan Rumasukun pada Selasa (25/7) di ruang sidang DPR Papua akhirnya ditanggapi oleh Gabungan Komisi DPR Papua. Sejumlah catatan maupun temuan dibeberkan oleh gabungan komisi dan meminta dari rekomendasi yang dihasilkan bisa ditindaklanjuti.

“Gabungan komisi mengapresiasi capaian realisasi PAD yang melampaui  target  namun gubernur dan jajaran perlu mengecek lagi persoalan dan solusi PAD agar lebih optimal dan inovatif,” beber Paskalis Letsoin SH, MH membacakan laporan rekomendasi gabungan komisi DPR  Papua terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Papua Tahun Anggaran 2022, Rabu (26/7).

Lalu dari sisi pengelolaan belanja daerah disebutkan bahwa realisasi belanja sebesar Rp 11,54 triliun atau 88,72 persen dari total belanja sebesar Rp 12,4 triliun. Disini komisi gabungan DPR Papua meminta gubernur untuk memaksimalkan langkah strategis dalam upaya mendorong penyerapan belanja daerah.   Gabungan Komisi juga memberi catatan terhadap gangguan keamanan dibeberapa wilayah yang masih terjadi pasca lahirnya DOB.

“Memang bukan lagi masuk wilayah Papua namun perlu diberi perhatian dalam penyelesaian dan penegakan hukumnya,” tambah Paskalis.

Lalu gabungan komisi juga meminta gubernur mendorong badan pertanahan nasional Papua dengan melakukan sertifikasi tanah – tanah masyarakat maupun tanah perkebunan agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan. 

Catatannya adalah konflik agraria juga masih sangat berpeluang terjadi di Papua saat ini. Catatan lain yakni ivent Sail Teluk Cenderawasih juga mendapatkan dukungan karena dianggap memberi manfaat bagi masyarakat local di Papua terutama empat kabupaten yakni Biak, Sarmi, Yapen dan Waropen.

Ini dikatakan secara tidak  langsung akan membuka potensi perikanan dan kelautan serta sector wisata  dan disini diusulkan untuk pemprov segera memperbaiki sarana taman burung dan taman anggrek di Biak  termasuk mendukung air blast freezer di Yapen, Waropen, Sarmi dan Kota Jayapura.

Untuk aspek peternakan kata Paskalis pemberian  bibit ternak juga menjadi satu langkah positif yang perlu dilakukan. Baik  bibit ternak babi maupun ternak sapi. Menariknya disini Komisi Gabungan juga memberi catatan khusus terkait kegiatan pembangunan yang bersifat multi year. Mereka meminta semua dihitung dengan cermat mengingat masi hada temuan yang jumlahnya cukup besar akibat kelebihan membayar.

“Pada program penataan bangunan gedung ini harus bisa diperhitungkan dengan cermat mengingat terdapat kelebihan membayar Rp 22,36 miliar dan kami merekomendasikan untuk ini ditagih kembali, jangan sampai ada temuan,” bebernya.

Paskalis akhirnya merampungkan bahwa terkait LKPJ ini gabungan komisi akan mendukung program kegiatan yang pembiayaannya sesuai dengan peraturan perundang – undangan dan program kegiatan yang belum sesuai patut dikoreksi.

“Kami melihat rekomendasi DPR juga kerap Kali diabaikan dan ini menjadi preseden buruk dalam hubungan kemitraan antar eksekutif dan legislatif sehingga kami berharap eksekutif serius  menindaklanjuti rekomendasi ini,” tutupnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago