Categories: LINTAS PAPUA

Pj Bupati Sarmi Minta Masyarakat Bagaiserwar Lakukan ini

Hadiri Ibadah Syukuri 110 Tahun

SARMI– Pj Bupati Sarmi Markus O. Mansnembra, SH., MM, menghadiri ibadah syukur ke 110 tahun dan peresmian Tugu Pekabaran Injil di tanah Sobeywar, bertempat di Sem’eraradon Kampung Bagaiserwar Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, Rabu (26/7) lalu.

Ibadah syukur tesebut di pimpin oleh Pdt. Daniel Mofu, S.Th, dengan membawakan kebenaran Firman Tuhan yang terdapat dalam kitab Roma 1: 16 – 17, (Injil Kekuatan Allah).

Penjabat Bupati Sarmi Markus O. Mansnembra, SH., MM, dalam sambutannya, mengajak hadirin untuk terus menaikan syukur kepada Tuhan, sehingga saat ini boleh berkumpul bersama dalam suatu ibadah syukur memperingati 110 tahun Injil masuk di Kampung Bagaiserwar, sekaligus kita bersama-sama dapat menyaksikan peresmian Tugu Pekabaran Injil.

“Hari ini adalah hari sangat luar biasa, kita yang berada di negeri 1000 ombak (Kabupaten Sarmi), dari sebuah pergumulan panjang warga jemaat, tetapi juga Klasis Sarmi Barat, ternyata Tuhan telah berkehendak hari ini tepatnya 26 Juli 2023, kita bisa bersama-sama menyaksikan peresmian Tugu Injil 110 tahun Injil masuk di Kampung Bagaiserwar ini dengan penuh sukacita,” tutur Mansnembra.

Pj Bupati juga menyampaikan rasa syukurnya atas pengorbanan orang-orang tua dulu, bagaimana mereka berjuang keras dengan menggunakan alat transportasi sederhana (perahu dayung) untuk menjemput guru jemaat di Pulau Wakde untuk bisa hadir di Kampung Bagaiserwar pada 110 tahun yang lalu.

Oleh sebab itu sebagai orang nomor satu di Kabupaten Sarmi, dia meminta kepada warga masyarakat Bagaiserwar untuk terus membuka diri menerima Injil Tuhan, dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, serta dapat merespon setiap program pembangunan dengan baik, sehingga diharapkan tidak lagi terjadi pemalangan seperti yang yang terjadi dimasa lampau.

Pj Bupati juga menaruh perhatian terhadap keluarga-keluarga yang telah menyerahkan tanahnya kepada Sinode GKI di Tanah Papua untuk ditempati pembangunan tugu, Mansembra berharap kedepannya Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui dinas terkait, dapat memberikan perhatian khusus untuk membantu membangunkan rumah tinggal bagi mereka, meskipun dirinya nanti sudah mengakhiri masa jabatannya sampai pada bulan Mei 2024 nanti.

Di akhir sambutannya, Mansnembra atas nama Pemerintah Daerah juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat Kampung Bagaiserwar yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan peresmian tugu dapat berjalan dengan baik.

Pada Peresmian Tugu Pekabaran Injil di Kampung Bagaiserwar tersebut, turut membawakan sambutan Wakil Ketua Sinode, Pdt. Hiskia Rollo, S.Th, yang kemudian melakukan penggutingan pita.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan tanah adat dari marga Katoar, dan marga Sosomar, yang disaksikan langsung oleh Pj Bupati Sarmi Markus O. Mansnembra, SH., MM, Forkopimda Kabupaten Sarmi, toko gereja, toko adat, dan seluruh warga masyarakat Kampung Bagaiserwar.(humas dan protokoler)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SARMI

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago