

Sebby Sembom (FOTO: Istimewa)
JAYAPURA – Ada statemen yang tidak biasa dari kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) baru – baru ini. Jika di lapangan mereka kerap berseteru dengan aparat keamanan, namun tidak untuk satu hal.
TPNPB justru meminta Polisi bisa mengungkap dan menangkap seorang pemuda yang disinyalir kerap memasok ganja ke Papua. Pemuda tersebut bernama Livo Yali yang menurut Jubir TPNPB, Sebby Sembom, Livo menjadi pemasok ganja terbesar di Papua.
Ganja – ganja ini dipasok dari negara tetangga, PNG. “Kami sudah lama mendeteksi gerak gerik pemuda ini. Namanya Livingston Nawimarik Yalikwen dimana bulan Mei 2024 ia dan kelompoknya membawa 5 karung beras berisi ganja kering ke Papua dari PNG,” tulis Sebby dalam pesan singkatnya, Rabu (26/6).
Dalam bekerja kata Sebby, Livingstone tidak berjalan sendiri. Ia bekerjasama dengan pemuda lain yang berinisial OW yang lebih banyak bermain di Ndugama. “OW dan kelompok memiliki kebun di PNG sehingga kami memohon agar Polisi bisa menangkap menangkap kelompok sindikat yang suka menjual ganja ke Papua ini karena mereka perlahan akan membunuh generasi Papua,” kata Sebby dalam pesan singkatnya, Rabu (26/6).
“Kami juga menolak pejuang Papua yang terlibat supply ganja ke Papua dari PNG dan kami juga sudah mengetahui pejuang Papua yang terlibat. Kami menolak tegas pejuang Papua terlibat karena secara tidak langsung ikuti membunuh generasi muda Papua,” tambahnya.
Jadi ia berharap bagi siapa saja yang memiliki nomor polisi untuk bisa membantu menyampaikan informasi ini. “Kalau ada nomor polisi tolong sampaikan,” tutupnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…