Categories: BERITA UTAMA

KKB Masih di Sekitar Ilaga dan Beoga

Kapolda Mathius Fakhiri

JAYAPURA-Sampai saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan serangkaian aksi teror di Kabupaten Puncak, masih berada di sekitar Kabupaten Puncak.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menyebutkan, KKB masih berada di Kabupaten Puncak tepatnya di Distrik Beoga dan Ilaga. Untuk itu, personel sedang melakukan perkuatan di dua distrik tersebut. “Ada beberapa kelompok besar yang masih ada di Puncak,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri saat dikonfirmasi via ponselnya. 

Kapolda juga menyebutkan bahwa Distrik Beoga belum sepenuhnya kondusif pasca beberapa rentetan peristiwa yang terjadi di daerah tersebut. Pihaknya tetap melakukan langkah-langkah pemulihan dengan penindakan hukum di sana.

Presiden perintahkan Panglima TNI dan Kapolri  kejar dan tangkap Kelompok Kriminal Bersenjata pasca gugurnya Kabinda Papua, Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Nugraha Karya akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Minggu (25/4).

Terkait dengan perintah Presiden tersebut, Kapolda Mathius Fakhiri mengaku sebelum adanya perintah dari presiden, sejak awal pihaknya sudah menggelar operasi penindakan terhadap gangguan keamanan di Beoga pasca tertembaknya dua guru dan pembakaran sekolah di Beoga.

Secara terpisah, Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Al Qudusy menyampaikan perintah presiden tersebut akan dilaksanakan Satgas Nemangkawi yang sebelumnya sudah berada di Kabupaten Puncak terutama di Distrik Beoga.

“Kita akan lakukan pengejaran terhadap kelompok ini, untuk penebalan pasukan belum ada. Kami masih memanfaatkan personel yang sudah ada di sana (Beoga-red),” terang Iqbal kepada Cenderawasih Pos.

Menurutnya, kelompok ini masih berkumpul di wilayah Puncak. Anggota juga sudah melakukan koordinasi untuk mempertajam penanganan operasi di Beoga.

“Salah satu target kita adalah Lekagak Telenggen. Dia punya stories melakukan beberapa kejahatan di daerah tersebut. Mulai dari pembunuhan hingga pembakaran honai dan gedung sekolah. Beberapa daftar pencarian orang (DPO) yang sudah dikeluarkan datanya. Doakan saja, semoga satu dua hari ini ada kabar baik,” tutup Iqbal. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

2 days ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

2 days ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 days ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 days ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

2 days ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago