Categories: BERITA UTAMA

Aktivis Finlandia Diusulkan Jadi Mediator Konflik Papua

JAYAPURA-Direktur Eksekutif Papuan Observatory for Human Rights (POHR) Thomas Ch. Syufi menilai tawaran Juha Christensen sebagai mediator konflik Papua merupakan momentum tepat untuk mencari solusi damai antara pemerintah Indonesia dan rakyat Papua.

Christensen dikenal sebagai mediator berpengalaman yang sukses memediasi perundingan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan pemerintah Indonesia melalui Perjanjian Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Adapun Juha Christensen, telah menyampaikan tawaran ini kepada Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra pada 22 Januari 2022. Thomas, menilai ini sebagai peluang besar yang harus direspon dengan bijak oleh pemerintah Indonesia. Juga merupakan aktivis asal Finlandia yang terlibat aktif dalam negosiasi pembebasan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens.

“Saya pikir ini merupakan momentum paling tepat bagi pemerintah Indonesia dan rakyat Papua untuk mencari solusi perdamaian bagi Papua,” ujarnya Jumat (24/1).

Oleh sebab itu Ia mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah konkret dengan menginisiasi dialog antara kedua pihak yang berkonflik, yakni rakyat Papua yang diwakili oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), dan pemerintah pusat.

“Mediator seperti Juha Christensen bisa dipercaya untuk mengatur aturan main dialog dengan supervisi kedua pihak. Perdamaian dan keadilan adalah hak mutlak yang harus dinikmati oleh rakyat Papua,” tegas Thomas. Thomas juga mengingatkan agar pemerintah dan kelompok pro-kemerdekaan Papua tidak mengulur waktu.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago