Categories: BERITA UTAMA

Dibungkus Styrofoam Upaya Pengiriman Satwa Dilindungi Digagalkan

 

JAYAPURA – Badan Karantina Indonesia (Barantin) Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua, bersinergi dengan petugas keamanan bandara, Aviation Security (Avsec), menggagalkan pengiriman burung cenderawasih kerah besar (Lophorina superba).

Penggagalan tersebut saat pengawasan lalu lintas secara rutin di kargo Bandar Udara Sentani, Jayapura, Rabu (24/9). Kepala Karantina Papua, Lutfie Natsir mengatakan, rencananya burung yang sudah diawetkan itu akan dikirim ke Jakarta. “Rencana burung tersebut akan dikirim ke Jakarta,” kata Lutfie, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (25/9).

Lutfie menerangkan, petugas gabungan menemukan burung langka tersebut dalam kondisi mati di dalam paket styrofoam yang terbungkus rapi. Upaya penyelundupan berhasil terdeteksi melalui mesin X-Ray saat proses pemeriksaan di kargo. Selanjutnya, sesuai prosedur, petugas menyerahterimakan barang bukti kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua untuk proses lebih lanjut.

“Petugas bandara mengamankan barang tersebut tanpa mengetahui siapa pemiliknya. Sebab, barangnya melalui X-Ray,” terangnya.

Sambungnya, rencana burung cenderawasih kerah besar ini akan diserahkan kepada BKSDA pada Jumat (26/9). Lutfie menegaskan, Barantin terus berkomitmen dalam pengawasan lalu lintas satwa dan tumbuhan langka, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Penyelenggaran karantina bertujuan juga untuk mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya hama penyakit hewan karantina (HPHK), hama penyakit ikan karantina (HPIK), dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK). ‎“Karantina Papua tidak hanya menjaga kelestarian sumber daya alam hayati dari ancaman hama dan penyakit, tetapi juga mendukung upaya pelindungan satwa endemik yang dilindungi undang-undang. Kasus ini membuktikan sinergi antarinstansi berjalan baik, sehingga upaya penyelundupan bisa digagalkan,” ungkap Lutfie.‎

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pembayaran Denda Adat Belum Temukan Titik Temu Dua Kelompok Warga Memanas

Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…

3 hours ago

Tetapkan PBB P2 Bandara Rp 11,1 Miliar, Angkasa Pura Ajukan Keringanan

Penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan antara Bapenda dan Bupati Jayapura, yang sebelumnya telah disepakati dan…

5 hours ago

Ditemukan Sejumlah Siswa Belum Lancar Membaca

Sekolah rakyat terintegrasi 77 Merauke yang menempati sebagian dari gedung SMKN 2 Merauke di Jalan…

5 hours ago

Pemerintah Harus Hadir Hingga Kampung Terjauh

Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…

6 hours ago

Dua Spesialis Hipnotis di Jayapura Dibekuk

Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…

6 hours ago

Pemkab Jayapura Dorong Bandara Sentani Buka Penerbangan Internasional

Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…

7 hours ago