

Terdakwa kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi Lukas Enembe (kanan) berbincang dnegan kuasa hukumnya usai menjalani sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (21/9/2023) lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.
JAYAPURA – Dalam sidang pembacaan Replik oleh Penuntut Umum KPK, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/9). Kuasa Hukum Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona malah mendapatkan fakta menarik dalam sidang.
Petrus mengatakan, Penuntut Umum KPK malah mengakui kalau saksi-saksi yang dihadirkan di muka persidangan tidak tahu kalau Lukas Enembe menerima suap terkait proyek di Pemerintah Provinsi Papua.
“Fakta menarik tersebut dapat diketahui dari Replik Penuntut Umum pada halaman 7, alinea 4, yang berbunyi :Tapi sungguh sangat disayangkan, penasihat hukum hanya menggunakan taktik pembelaan yang sudah sangat uzur (kuno), dengan cukup bertanya kepada saksi, “Apakah saksi mengetahui Pak Lukas menerima suap?” ucap Petrus.
Kata Petrus, saksi Rifky Agereno, Dommu Y, Benyamin Tiku, M Chusnul C, Maizunandhib, Darwis, Basuki Rahmat dan Mikael Kambuaya sekalipun tidak akan mengetahuinya. Namun dari keterangan saksi-saksi, surat, petunjuk dan barang bukti, Penuntut Umum menemukan jejak uang pemberian Piton Enumbi selaku pihak yang mendapatkan proyek di Provinsi Papua.
Bahkan sebagian uang yang diterima terdakwa tersebut, dipakainya untuk berjudi.
Sekalipun tidak akan mengetahuinya, namun menjadi bukti jika Penuntut Umum KPK sudah mengakui kalau para saksi yang dihadirkan di pengadilan tidak mengetahui proses pemberian suap atau kejadian/peristiwa pemberian suap ke Lukas Enembe, dari pihak tertentu terkait dengan proyek di Pemprov Papua.
“Jadi dia (Penuntut Umum KPK) sudah mengakui kalau tidak ada saksi yang mengetahui penerimaan suap ke Bapak Lukas Enembe,” kata Petrus.
Menurut Petrus, Jaksa menggunakan teori follow the money untuk membuktikan suap atau gratifikasi. Padahal, teori pembuktian follow the money hanya dalam kasus pencucian uang, sementara Bapak Lukas tidak didakwa dalam pasal-pasal pencucian uang. (fia/antara/wen)
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga dan melestarikan dusun…
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah resmi menerbitkan Surat Perintah (Sprint) Pengawasan guna mengawal rantai pasok…
Ia menambahkan kemistri tim baru terlihat pada paruh kedua kompetisi. Wilson juga menyoroti kebijakan transfer…
Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Penyediaan Data Orang Asli Papua Guna Mendukung Implementasi Undang-Undang (UU)…
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan mengaku tak heran jika Reno Salampessy menjadi salah satu pilar…
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…