

Konferensi pers kasus pembunuhan bayi di Sarmi, Senin (25/8). (foto:Mboik Cepos)
Pelaku Terancam Pidana Seumur Hidup
SARMI-Jajaran Polres Sarmi menggelar press release terkait kasus tragis yang menggemparkan warga Sarmi pada Sabtu (23/8).
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, didampingi Kasat Reskrim Ipda Firmansyah, dalam keterangannya menjelaskan, kasus ini berawal dari laporan keluarga pelaku ke SPKT Polres Sarmi, Sabtu (23/8) sekitar pukul 13.00 WIT. Laporan itu awalnya menyebut dugaan penculikan bayi.
Namun, saat tim Sat Reskrim bersama keluarga melakukan pemeriksaan di rumah pelapor, warga menemukan gundukan tanah mencurigakan di halaman. Setelah digali, polisi menemukan jasad bayi yang dikubur dengan ditutup potongan seng.
“Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sarmi. Dari hasil penyelidikan, ternyata pelakunya adalah ibu kandung korban sendiri,” ungkap Ruben konferensi pers.
Kasat Reskrim menambahkan, aksi keji itu dilakukan pelaku pada Sabtu sekira pukul 05.00 WIT. Bayi malang tersebut dibekap mulut dan hidungnya hingga tidak bernapas. Setelah dipastikan meninggal, pelaku memandikan anaknya, menaruh kembali di ayunan, lalu beberapa jam kemudian menguburnya di depan rumah.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…