Categories: BERITA UTAMA

Persipura Dihantui Cedera Pemain

Pemain Persipura Jayapura, Titus Bonai, saat melakukan pemanasan di Stadion Gajayana Malang, Kamis (4/7). ( FOTO : Erik/Cepos)

JAYAPURA – Ian Louis Kabes dan Titus Bonai yang absen saat timnya mengalahkan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (21/7) lalu akibat cedera, kini keduanya mulai mengikuti latihan bersama rekan-rekannya di lapangan sepak bola Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (26/7).

Selain Kabes dan Tibo yang masuk daftar pemain Persipura yang dibekap cedera, ada juga Imanuel Wanggai, Marinus Wanewar, Panggih Prio Sembodho dan sang kapten Boaz Solossa.

Marinus mengalami cedera lutut, sementara Boaz cedera otot betis, Tibo dan Kabes mengalami cedera hamstring. Adapun Imanuel Wanggai mengalami cedera engkel, dan Panggih cedera ibu jari kanan.

Hingga kemarin hanya Marinus dan Panggih yang masih dipastikan absen dalam satu bulan kedepan. Sementara pemain lainnya dianggap memiliki pelaung segera pulih sebelum bersua tuan rumah Persebaya Surabaya pada 3 Agustus mendatang.

Dalam latihan juga sudah terlihat striker anyarnya, Mamadou Samassa, Papua Komboy dan Evraim Awes yang sempat tidak boyong saat Persipura menghadapi Bhayangkara FC.

“Ian dan Tibo sudah ikut latihan, namun masih terpisah, Samassa sudah ikut latihan normal bersama tim, Boaz juga pasti pulih sebelum lawan Persebaya. Tapi saya belum bisa pastikan siapa yang benar-benar siap, karena masih ditangani oleh tim dokter,” ungkap pelatih kepala Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Jumat (26/7) kemarin.

Pelatih berpaspor Brasil itu berharap progres pemulihan para pemainnya bisa cepat. Mengingat, timnya ke depan akan melakoni laga-laga krusial.

“Kita doakan semoga pemain yang kemarin belum sembuh bisa pulih kembali,” ujarnya.

Dikatakan, absennya beberapa pemain pilar dalam dua pertandingan akhir juga menjadi kesempatan buat pemain lainnya untuk menunjukan kualitas mereka.

“Kalau berkaca kepada hasil, absennya Marinus, Manu, Samassa, Tibo dan Ian Kabes justru memberikan ruang kepada pemain lainnya untuk menunjukan kehebatannya juga. Di tim saya memiliki pemain berjumlah 30 dan saya wajib maksimalkan mereka semua,” tandasnya.

Selain itu, Jacksen juga mengeluhkan soal perubahan jadwal Persipura kontra PSM Makassar (25/7) dan Persija Jakarta (30/7). Menurutnya perubahan tersebut sangat tidak menguntungkan timnya, mengingat performa permainan mereka sedang bagus-bagusnya dalam dua pertandingan akhir.

“Saya takut pemain mulai jenuh dengan penundaan jadwal, dan pasti performa mereka akan sedikit menurun,” kata Jacksen.

Selain itu, penundaan dua partai tersebut akan berdampak dengan padatnya jadwal yang akan dilakoni oleh Boaz Solossa dan kawan-kawan.

“Dengan penundaan jadwal, tidak ada keuntungan sama sekali buat kami. Karena cepat atau lambat jadwal kita akan menjadi sangat luar biasa padat,” ucapnya.

Pelatih berusia 51 tahun itu berharap, perator Liga, PT LIB bisa memperhitungkan Persipura dalam perubahan jadwal nantinya. Pasalnya penundaan jadwal karena kepentingan kedua tim tersebut yang sama-sama bersua di partai final Piala Indonesia. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago