

Dr. Najamuddin Gani, SH., M. Si, Dekan FH Uniyap. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Dekan Fakultas Hukum Universitas Yapis Papua (Uniyap), Dr. Najamuddin Gani, SH., M. Si, optimis pemerintahan di bawah pimpinan Prabowo-Gibran akan tetap memberikan perhatian yang sama terhadap Tanah Papua, seperti apa yang dilakukan Presiden Jokowi terhadap tanah Papua.
Hal ini dilihat, sebagaimana pada tahapan pencalonan, Jokowi terang-terangan memberikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Gibran.
“Itu artinya bahwa politik Prabowo- Gibran ini tidak lari jauh dari politik Jokowi, dengan progam kerja akan hampir mirip nantinya,” ujarnya, Kamis (25/4) kemarin.
Diapun mengatakan khusus untuk pembangunan di Tanah Papua banyak hal yang menjadi tugas berat Prabowo-Gibran. Salah satunya menciptakan stabilitas politik dan keamanan.
Menurutnya stabilitas politik dan keamanan bisa tercipta apabila berbagai apsek, seperti Pendidikan, Ekonomi, dan kesejahtraan masyarakat terpenuhi. “Karena stabilitas politik itu terjadi karena ada sebab dan akibat,” tandas Gani.
Dan menurut Dosen Tata Negara FH Uniyap Itu, agar stabilitas politik dan keamanan di Papua berjalan baik, maka banyak hal yang perlu diperhatikan pemerintah pusat diantaranya, masalah Pendidikan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Sosial, serta kemasyarakatan.
Bidang pendidikan misalnya, persoalan ini masih menjadi perhatian serius pemerintah baik pusat maupun daerah.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…