Categories: BERITA UTAMA

Opitimis Prabowo-Gibran Melanjutkan Progam Kerja Jokowi

Selain pendidikan, ekonomi juga demikian, secara nasional kata Gani, Papua menjadi provinsi termiskin. Sementara dari hasil bumi, Papua cukup memberikan kontribusi untuk pembangunan di Indonesia, sayangnya itu justru tidak memberikan dampak positif dalam hal pertumbuhan ekonomi di Papua sendiri.

Oleh sebab itu menjadi tugas berat preisden yang akan datang untuk melanjutkan progam kerja yang telah digagas oleh Presiden Jokowi selama ini.

“Selain pendidikan dan ekonomi, kesejahteraan sosial juga menjadi tugas berat Prabowo-Gibran,” tandasnya.

Dan juga dalam bidang politik, dimana dalam kontestasi Pemilu Februari kemarin, begitu banyak OAP yang tidak lolos menjadi anggota legislatif.

Hal lain yang menjadi PR besar Presiden terpilih terkait afirmatif OAP dalam bidang kepegawaian (ASN). Dapat dilihat bagaimana saat ini hak ASN khususnya OAP dalam hal pengangkatan masih menjadi persoalan yang tak kunjung mendapatkan jawaban.  “Persoalan-persoalan semacam inilah yang menjadi PR Prabowo-Gibran kedepan,” kata Gani.

Lebih lanjut, untuk persoalan Geopolitik, Alumni S3 Fakultas Hukum Unhas Makassar itu mengharapkan apa yang telah disampakan Prabowo-Gibran saat masa Kampanye, maupun melalui mimbar debat nasional, harus ditindaklanjuti. Khususnya terkait dengan persoalan HAM di Papua.

Oleh sebab itu menurut alumni S2, Ketahanan Nasional UGM itu, langkah yang dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan perosalan HAM kedepan harus dengan pendekatan humanis. Terkait dengan itu pendekatan humanis ini dapat dilakukan melalui ruang-ruang dialog.

Ruang dialog ini, harus melibatkan pilar-pilar utama, diantaranya Tokoh adat Tokoh Agama dan Pemerintah. Selain itu wajib melibatkan pemuda, maupun tokoh intelektual (Mahasiswa red). “Semua harus diajak untuk berkomunikasi,” tuturnya

Hal lain yang dapat dilakukan Prabowo membebaskan Pilot Susi Air. Sebab sebagaimanapun meski Pilot Susi Air ini WNA, namun persoalan penyanderaan ini menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia.

“Persoalan penyanderaan Pilot Susi Air ini persoalan harkat dan martabat negara oleh sebab itu harus dilakukan secara terukur, karena ini berkaitan dengan marwah kenegaraan,” pungkasnya (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBGTotal 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

2 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

2 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

2 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

2 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

2 days ago