Sementara itu, Ketua Pemuda Saireri Papua, Gifli Buinei dalam tuntutannya agar Ridwan Rumasukun segera turun dari jabatannya. Sebab menurutnya, ada sejumlah riwayat kebijakannya yang tidak berpihak kepada ASN asli Papua dan tak sesuai amanat undang undang.
“Kami hadir di sini lantaran merasa ASN Papua tidak diperhatikan secara baik. Contohnya, dari sisi kebijakan tentang bagaimana penempatan posisi jabatan yang tidak berpihak kepada OAP,” kata Gifli.
Pantauan Cenderawasih Pos, sebuah kain putih panjang dibentangkan di atas lantai pelataran Kantor Gubernur Papua. Mereka kemudian membubuhkan tanda tangan sebagai wujud pernyataan sikapnya.
Dilain sisi, spanduk bertuliskan beragam tulisan seperti stop diskriminasi OAP, harus melantik penjabat dari dalam Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil, segera bayarkan TPP bulan Desember tahun 2023, turunkan Pj Gubernur dan Pj Sekda serta Kabiro Ortal Bendahara Sekda.
Diketahui, demo yang digelar sejak pukul 09:30 WIT dan berakhir pukul 13:00 WIT. Tak satupun pimpinan yang menemui para ASN yang melakukan demo. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…